CEO PSIS Bicara Pentingnya Kompetisi Tanpa Degradasi di Tengah Pandemi
Ari Prayoga | 13 Juni 2020 02:20
Bola.net - CEO PSIS Semarang, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya bicara pentingnya kompetisi tanpa degradasi. Pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi ini memaparkan alasannya.
Menurut Yoyok, kompetisi tanpa degradasi adalah pilihan jika harus melanjutkan kompetisi di tengah pandemi Covid-19. Tujuannya, untuk mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi.
Risiko yang dimaksud seperti adanya pemain yang terinfeksi Covid-19. Otomatis, klub harus melakukan karantina terhadap pemainnya dan tidak bisa melanjutkan kompetisi.
"Kalau ada degradasi kasihan klubnya, enggak bisa main karena karantina, terus degradasi," katanya kepada Bola.net.
"Kalau yang kena separuh, masak separuh degradasi semua, enggak mungkin. Makanya degradasi ditiadakan," sambungnya.
Pernyataan Yoyok sejalan dengan apa yang disampaikan Ketum PSSI, Mochamad Iriawan dalam webinar yang digelar LPEM FEB UI. Dia tidak ingin klub turun kasta hanya karena Corona.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Belum Ambil Sikap
Namun, menurut Yoyok, PSIS belum mengambil langkah lebih jauh terkait wacana tersebut. Termasuk kewajiban menyiapkan tempat karantina seperti dalam panduan protokol kesehatan.
"Belum diputuskan apakah liga berjalan apa belum, kami belum bisa mengambil sikap," tegas Yoyok.
Wacana kompetisi tanpa degradasi muncul bersamaan dengan rencana melanjutkan kompetisi pada bulan September. Tetapi, sejauh ini belum ada keputusan resmi dari federasi.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:09
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persija Taklukkan Persik Kediri 2-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:04
-
Hasil Persebaya Surabaya vs Madura United: Bajul Ijo Menang 3-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 20:57
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs PSM di BRI Super League
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 18:54
-
Link Live Streaming Persija vs Persik di BRI Super League
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 18:34
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



