Cholid Beri Rp 1.1 M ke Vigit untuk Kelola Persebaya DU
Editor Bolanet | 30 Juni 2015 09:41
- Bukan cuma sebagai pemberi amanah agar Persebaya tetap konsisten bermain di Divisi Utama, bos Persebaya 1927, Cholid Goromah juga memberikan dana kepada Vigit Waluyo untuk mengelola Persebaya DU. Menurut Vigit, dana yang diberikan Cholid sebesar Rp 1.1 miliar.
Dana tersebut, sebut Vigit, diberikan agar Persebaya benar-benar bisa eksis pada kompetisi Divisi Utama tahun 2010. Termasuk mulai dari pembentukan tim hingga lain-lain. Memang saya menerima tawaran dari Pak Cholid dan Pak Wisnu Wardhana dengan catatan ada nilai kompensasi. Sebab saya ini profesional, aku Vigit.
Saya terima kasih ke Pak Cholid karena diberi uang Rp 1.1 miliar, imbuhnya. Vigit sendiri tak tahu dari mana jumlah tersebut. Namun ditengarai uang itu berasal dari kantong kas Pengcab PSSI Surabaya. Dimana saat itu Cholid masih menjabat ketua harian. Sedangkan posisi ketua umum diduduki Saleh Ismail Mukadar.
Apa yang dibeberkan Vigit merupakan fakta baru dari dualisme Persebaya. Sebelumnya, Vigit mengaku mendapat amanat untuk mengelola Persebaya, yang saat itu bermain di Divisi Utama, dari dua orang, yakni Cholid dan Wisnu Wardhana. Dua tokoh ini menemui Vigit di Agis Restaurant Surabaya.
Itu yang tidak pernah dibicarakan dan diketahui orang. Saya salut dengan Cholid. Kalau tak ada Cholid, Persebaya nggak bakal ada di ISL, bebernya. Fakta yang diungkapkan Vigit memang membelalakkan mata. Apalagi ia turut menjelaskan bahwa ada peran serta Cholid Goromah di dalamnya.
Harapan saya, Pak Cholid juga mengakui hal ini ke masyarakat. Kalau nggak mau mengakui, lalu siapa yang ngasih dana ke Pak Wisnu pada saat itu? Ya dia, pungkas mantan pengelola Deltras Sidoarjo ini. [initial]
(faw/mac)
Dana tersebut, sebut Vigit, diberikan agar Persebaya benar-benar bisa eksis pada kompetisi Divisi Utama tahun 2010. Termasuk mulai dari pembentukan tim hingga lain-lain. Memang saya menerima tawaran dari Pak Cholid dan Pak Wisnu Wardhana dengan catatan ada nilai kompensasi. Sebab saya ini profesional, aku Vigit.
Saya terima kasih ke Pak Cholid karena diberi uang Rp 1.1 miliar, imbuhnya. Vigit sendiri tak tahu dari mana jumlah tersebut. Namun ditengarai uang itu berasal dari kantong kas Pengcab PSSI Surabaya. Dimana saat itu Cholid masih menjabat ketua harian. Sedangkan posisi ketua umum diduduki Saleh Ismail Mukadar.
Apa yang dibeberkan Vigit merupakan fakta baru dari dualisme Persebaya. Sebelumnya, Vigit mengaku mendapat amanat untuk mengelola Persebaya, yang saat itu bermain di Divisi Utama, dari dua orang, yakni Cholid dan Wisnu Wardhana. Dua tokoh ini menemui Vigit di Agis Restaurant Surabaya.
Itu yang tidak pernah dibicarakan dan diketahui orang. Saya salut dengan Cholid. Kalau tak ada Cholid, Persebaya nggak bakal ada di ISL, bebernya. Fakta yang diungkapkan Vigit memang membelalakkan mata. Apalagi ia turut menjelaskan bahwa ada peran serta Cholid Goromah di dalamnya.
Harapan saya, Pak Cholid juga mengakui hal ini ke masyarakat. Kalau nggak mau mengakui, lalu siapa yang ngasih dana ke Pak Wisnu pada saat itu? Ya dia, pungkas mantan pengelola Deltras Sidoarjo ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming BRI Super League: Persebaya vs Persib Bandung Hari Ini
Bola Indonesia 2 Maret 2026, 16:19
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persib 2 Maret 2026
Bola Indonesia 1 Maret 2026, 20:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Wolves vs Liverpool: Misi Balas Dendam The Reds
Liga Inggris 6 Maret 2026, 13:47
-
Liga Arab Saudi Tetap Jalan di Tengah Konflik Iran, Derby Jeddah Siap Digelar
Asia 6 Maret 2026, 12:46
-
Wah! Andai Jadi Juara EPL, Gelar Arsenal Bisa Dipertanyakan
Liga Inggris 6 Maret 2026, 12:17
-
Absen di Dua Laga Terakhir Arsenal, Begini Update Cedera Martin Odegaard
Liga Inggris 6 Maret 2026, 11:45
-
Gelandang Juventus Ini Masuk Daftar Belanja Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 11:25

















