Dana Seret, Persema Malang Ancam Mogok Tanding
Editor Bolanet | 19 April 2012 20:00
- Tak kunjung mendapat kepastian pengucuran dana dari konsorsium (PT LPIS), Persema Malang mengancam mogok bermain saat melawan Persebaya Surabaya.
Hal tersebut diucapkan oleh manajer Persema Malang, . Menurutnya, manajemen saat ini sudah tidak memiliki dana operasional untuk menggelar pertandingan, sehinga mogok bertanding menjadi salah satu alternatif yang akan dilakukan.
Rencananya memang begitu (mogok, red.) karena kami sudah tidak punya anggaran untuk operasional lagi menggelar pertandingan, bahkan manajemen sudah nunggak puluhan juta rupiah untuk operasional selama dua bulan terakhir ini, kata Asmuri.
Berbagai upaya memang telah dilakukan oleh manajemen Persema untuk menyambung hidup. Mulai dari mencari pinjaman hingga memburu sponsorhip. Namun hingga kini belum ada hasil positif dari usaha tersebut.
Sampai sekarang kami tidak bisa mandiri karena sulit menggaet sponsor dalam kompetisi ini, tegasnya memberi alasan.
Selain belum cairnya dana operasional bulanan dari konsorsium, para pemain dan jajaran manajemen tim berjuluk Laskar Ken Arok itu belum menerima gaji Maret dan bonus kemenangan untuk pemain mulai Januari-Maret juga belum dibayarkan. (ant/dzi)
Hal tersebut diucapkan oleh manajer Persema Malang, . Menurutnya, manajemen saat ini sudah tidak memiliki dana operasional untuk menggelar pertandingan, sehinga mogok bertanding menjadi salah satu alternatif yang akan dilakukan.
Rencananya memang begitu (mogok, red.) karena kami sudah tidak punya anggaran untuk operasional lagi menggelar pertandingan, bahkan manajemen sudah nunggak puluhan juta rupiah untuk operasional selama dua bulan terakhir ini, kata Asmuri.
Berbagai upaya memang telah dilakukan oleh manajemen Persema untuk menyambung hidup. Mulai dari mencari pinjaman hingga memburu sponsorhip. Namun hingga kini belum ada hasil positif dari usaha tersebut.
Sampai sekarang kami tidak bisa mandiri karena sulit menggaet sponsor dalam kompetisi ini, tegasnya memberi alasan.
Selain belum cairnya dana operasional bulanan dari konsorsium, para pemain dan jajaran manajemen tim berjuluk Laskar Ken Arok itu belum menerima gaji Maret dan bonus kemenangan untuk pemain mulai Januari-Maret juga belum dibayarkan. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Terungkap, Ruang Ganti Real Madrid Sempat Yakin Vinicius Junior Bakal Gabung Arsenal
Liga Spanyol 22 September 2026, 19:24
-
Belum Kunjung Dapat Kontrak Baru di Liverpool, Alexis Mac Allister Cuma Bisa Pasrah!
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Marcus Rashford Dinilai Ganggu Lini Depan MU, Ini Solusinya
Liga Inggris 22 September 2026, 17:30
-
Jadi Kasus Hukum di Swiss, Granit Xhaka Mengaku Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu
Liga Inggris 22 September 2026, 17:28
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Ajang Pembuktian Timnas Singapura!
Tim Nasional 22 September 2026, 17:04
-
Francesco Totti Ungkap 2 Klub Serie A yang Ingin Merekrutnya Usai Pensiun
Liga Italia 22 September 2026, 16:55
-
Belum Menyerah! MU Masih Coba Yakinkan JJ Gabriel Bertahan di Old Trafford
Liga Inggris 22 September 2026, 16:38
-
Lolos Semifinal Bulu Tangkis Beregu Putri Asian Games 2026, Indonesia Bakal Bertemu China
Bulu Tangkis 22 September 2026, 16:31
-
Tidak Ada Alasan Lamine Yamal Tidak Juara Ballon d'Or 2026!
Liga Spanyol 22 September 2026, 16:24
-
Djed Spence Segera Debut di Inter, Siap Tampil Usai Jeda Internasional
Liga Italia 22 September 2026, 16:20
-
Luis De La Fuente Mengaku 'Kecele' Rodri Gabung Barcelona dan Bukannya Real Madrid!
Liga Spanyol 22 September 2026, 16:13
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



