Dejan Merasa Dikerjai Panpel dan Wasit
Editor Bolanet | 4 Maret 2012 18:37
- Pelatih Arema Indonesia, Dejan Antonic mengakui ia merasa dikerjai oleh Panitia Pelaksana (Panpel) dan wasit di pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (04/3).
Pria berkebangsaan Serbia ini mengaku merasa dikerjai wasit Syarifudin yang menghadiahi penalti pada Persebaya Surabaya dan memberi kartu kuning kedua bagi di menit ke-65. Kartu kuning kedua itu lucu, karena bolanya sudah jalan, tegas Dejan dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Kalau penalti, jujur saya tidak tahu benar karena cukup jauh. Tapi saya sudah bosan dengan ulah wasit di sini. Itu seperti sudah biasa di Indonesia. Kalau memang sepak bola di Indonesia ingin maju, seharusnya pilih wasit yang lebih profesional dan jujur, ketusnya dalam bahasa Indonesia yang cukup lancar.
Upaya Panpel untuk mengamankan pemain Arema dengan mengangkut mereka menggunakan mobil taktis dan Baracuda ke stadion pun ikut kena semprot pelatih berusia 43 tahun itu. Ia melanjutkan, Bayangkan, kita satu jam 20 menit duduk di dalam mobil Baracuda dan kita hanya diberi 10 menit untuk pemanasan pemain. Saya pikir itu tidak profesional.
Walau demikian, mantan pemain Persebaya ini mengaku kalau kekalahan ini bukan lah faktor wasit saja. Tapi saya tegaskan di sini, kami kalah bukan karena wasit atau pun yang tadi itu. Persebaya main lebih bagus dari kami, pungkasnya. (bola/fjr)
Pria berkebangsaan Serbia ini mengaku merasa dikerjai wasit Syarifudin yang menghadiahi penalti pada Persebaya Surabaya dan memberi kartu kuning kedua bagi di menit ke-65. Kartu kuning kedua itu lucu, karena bolanya sudah jalan, tegas Dejan dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Kalau penalti, jujur saya tidak tahu benar karena cukup jauh. Tapi saya sudah bosan dengan ulah wasit di sini. Itu seperti sudah biasa di Indonesia. Kalau memang sepak bola di Indonesia ingin maju, seharusnya pilih wasit yang lebih profesional dan jujur, ketusnya dalam bahasa Indonesia yang cukup lancar.
Upaya Panpel untuk mengamankan pemain Arema dengan mengangkut mereka menggunakan mobil taktis dan Baracuda ke stadion pun ikut kena semprot pelatih berusia 43 tahun itu. Ia melanjutkan, Bayangkan, kita satu jam 20 menit duduk di dalam mobil Baracuda dan kita hanya diberi 10 menit untuk pemanasan pemain. Saya pikir itu tidak profesional.
Walau demikian, mantan pemain Persebaya ini mengaku kalau kekalahan ini bukan lah faktor wasit saja. Tapi saya tegaskan di sini, kami kalah bukan karena wasit atau pun yang tadi itu. Persebaya main lebih bagus dari kami, pungkasnya. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
List Skuad Lengkap dan Nomor Punggung Pemain Meksiko di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Juni 2026, 16:22
-
Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
Liga Italia 11 Juni 2026, 15:59
-
Cara Nonton Live Streaming Meksiko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Juni 2026, 15:57
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI, Bisa Pakai TV Analog dengan STB
Piala Dunia 11 Juni 2026, 15:41
-
5 Pemain yang Wajib Dipantau pada Laga Meksiko vs Afrika Selatan
Piala Dunia 11 Juni 2026, 15:07
LATEST EDITORIAL
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24











