Demi Atlet, Pengprov Jatim Dukung La Nyalla
Editor Bolanet | 1 Februari 2012 15:24
- Meski sudah dicopot jabatannya dan dibekukan kepengurusannya oleh PSSI Pusat, namun La Nyalla Matalitti tetap dianggap sebagai Ketua yang sah oleh jajaran pengurus Pengprov PSSI Jawa Timur.
Wakil Ketua 5 PSSI Jatim, Cahyo Yudho Kuncoro, mengemukakan kalau ia dan segenap pengurus tak mempedulikan surat keputusan PSSI Pusat bernomor Skep/09/JAH/I/2012 yang ditandatangani Ketua Umum PSSI Djohar Arifin tersebut. Bagi mereka surat tertanggal 24 Januari 2012 lalu tak lantas menghentikan program-program yang sudah mereka susun bersama La Nyalla itu.
“Kita masih menganggap Ketua yang sah itu Pak La Nyalla,” kata Cahyo saat ditemui di Kantor Pengprov PSSI Jatim, Jalan Kertajaya 155 Surabaya, Selasa (01/02).
“Kita akan tetap menjalankan agenda-agenda yang sudah diprogramkan.”
Pria yang memimpin bidang Pelatih, Wasit dan Diklat di tubuh Pengprov PSSI Jatim ini melanjutkan kalau ia dan rekan-rekannya masih mempertimbangkan keberadaan atlet-atlet sepak bola yang dipersiapkan untuk tim PON Jatim. Mereka tak ingin program-program yang baik masih rencana dan sudah berjalan akan terhenti karena pergantian kepengurusan ini.
Selain pembinaan atlet dan tim PON, beberapa turnamen sepak bola wanita seperti Turnamen Bude Karwo Desember lalu juga masuk dalam agenda mereka yang harus dilaksanakan. Rencananya April nanti, turnamen sepak bola wanita serupa juga akan digelar.
“Kami nggak ingin program-program yang sudah direncanakan berhenti di tengah jalan. Kan, sayang. Kasihan atletnya juga, Mas,” tambah Cahyo. (fjr/mac)
Wakil Ketua 5 PSSI Jatim, Cahyo Yudho Kuncoro, mengemukakan kalau ia dan segenap pengurus tak mempedulikan surat keputusan PSSI Pusat bernomor Skep/09/JAH/I/2012 yang ditandatangani Ketua Umum PSSI Djohar Arifin tersebut. Bagi mereka surat tertanggal 24 Januari 2012 lalu tak lantas menghentikan program-program yang sudah mereka susun bersama La Nyalla itu.
“Kita masih menganggap Ketua yang sah itu Pak La Nyalla,” kata Cahyo saat ditemui di Kantor Pengprov PSSI Jatim, Jalan Kertajaya 155 Surabaya, Selasa (01/02).
“Kita akan tetap menjalankan agenda-agenda yang sudah diprogramkan.”
Pria yang memimpin bidang Pelatih, Wasit dan Diklat di tubuh Pengprov PSSI Jatim ini melanjutkan kalau ia dan rekan-rekannya masih mempertimbangkan keberadaan atlet-atlet sepak bola yang dipersiapkan untuk tim PON Jatim. Mereka tak ingin program-program yang baik masih rencana dan sudah berjalan akan terhenti karena pergantian kepengurusan ini.
Selain pembinaan atlet dan tim PON, beberapa turnamen sepak bola wanita seperti Turnamen Bude Karwo Desember lalu juga masuk dalam agenda mereka yang harus dilaksanakan. Rencananya April nanti, turnamen sepak bola wanita serupa juga akan digelar.
“Kami nggak ingin program-program yang sudah direncanakan berhenti di tengah jalan. Kan, sayang. Kasihan atletnya juga, Mas,” tambah Cahyo. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bisakah Neymar Main di Laga Brasil vs Maroko? Begini Kata Carlo Ancelotti
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:55
-
Kapan Brasil vs Maroko Main, Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:10
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 15 Juni 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:00
-
Hasil Race 1 WorldWCR Emilia Romagna 2026: Maria Herrera Bekuk Beatriz Neila
Otomotif 13 Juni 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











