Denda Arema di Liga 1 Musim 2019 Tembus Rp1 Miliar
Ari Prayoga | 9 Januari 2020 04:21
Bola.net - Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa ini tampaknya cocok untuk menggambarkan kemalangan yang menimpa Arema FC pada perjalanan mereka pada Shopee Liga 1 musim 2019. Sudah prestasi mereka jeblok, klub berlogo singa mengepal ini harus menanggung denda dengan jumlah total lebih dari Rp1 miliar.
Arema, terakhir, mendapat hukuman denda terkait ulah suporter mereka, yang dianggap bertingkah laku buruk pada laga kontra Bali United, oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Keputusan Komdis ini tertuang dalam surat keputusan bernomor 178/L1/SK/KD-PSSI/I/2020, tertanggal Selasa (07/01).
Dalam keputusan yang ditandatangani oleh Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin, Aremania -julukan suporter Arema- disebut terbukti menyalakan cerawat di tribune utara serta melempar cerawat ke dalam lapangan sehingga menghentikan laga kontra Bali United selama empat menit. Selain itu, pada pertandingan yang dihelat di di stadion Kanjuruhan, Kab. Malang, Senin (16/12) lalu tersebut, menurut Komdis, Aremania dari tribune timur juga sempat masuk ke dalam lapangan.
Komdis, berdasar pasal 70 lampiran 1 Kode Disiplin PSSI, menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp200 juta bagi Arema. Denda ini wajib dibayar selambat-lambatnya 14 hari setelah keputusan tersebut diterima.
Hukuman ini menggenapi hukuman total yang harus ditanggung Arema pada Shopee Liga 1 musim 2019 berjumlah Rp1,020 miliar.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Harap jadi Pelajaran
Sementara itu, manajemen Arema mengungkapkan keprihatinan mereka ihwal besarnya denda yang harus mereka tanggung pada kompetisi musim 2019 tersebut. mereka berharap agar hal ini tak kembali terulang pada musim 2020.
"Mari jadikan sanksi pada pengujung laga kandang musim lalu benar sebagai pelajaran berharga dan terakhir," ucap Media Officer Arema, Sudarmaji.
"Jadikan momentum kompetisi 2020 ini nihil pelanggaran regulasi," sambungnya.
Sudarmaji sendiri berjanji bahwa manajemen Arema akan membuka lebih banyak saluran untuk Aremania melontarkan kritikan mereka. Hal ini, sambung mantan wartawan tersebut, agar aksi protes yang justru merugikan tim ini tak terulang.
"Manajemen siap menerima kritik dan masukan. Kami juga siap menerima ajakan musyawarah semua pihak agar hal yang merugikan klub ini tidak terulang, ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










