Deretan Pemain Indonesia yang Meninggal Akibat Aksi Heroik di Lapangan
Ari Prayoga | 15 Oktober 2017 21:50
Bola.net - - Sepakbola Indonesia kembali berduka setelah penjaga gawang andalan Persela Lamongan, Choirul Huda meninggal dunia akibat bertabrakan dengan rekan setimnya, Roman Rodriguez dalam laga kontra Semen Padang, Minggu .
Begitu roboh di lapangan, Huda langsung mendapat bantuan tim medis. Bahkan, ia sempat mendapat bantuan oksigen sebelum dilarikan ke rumah sakit. Namun, takdir berkata lain. Kendati sudah mendapat pertolongan sedemikian rupa, nyawa Huda tak tertolong.
Sepakbola memang olahraga yang bisa dibilang mengandalkan fisik dan tak jarang terjadi benturan fisik antar pemain. Naasnya, peristiwa ini juga beberapa kali harus membuat seorang pemain kehilangan nyawa.
Huda bukanlah pemain Indonesia pertama yang harus kehilangan nyawa usai tampil dalam sebuah pertandingan. Berikut Bola.net coba rangkum deretan pemain yang meninggal dunia karena aksi heroik mereka di lapangan hijau selengkapnya.(bola/pra)
Eri Irianto

Peristiwa memilukan itu terjadi pada 3 April 2000 dalam laga Persebaya kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 November, Surabaya. Di laga itu, Eri berbenturan dengan pemain PSIM dan sempat tak sadarkan diri.
Eri lalu dilarikan ke RSUD Dr. Soetomo, namun sayang nyawanya sudah tidak tertolong. Pemain yang dikenal kerap mencetak gol lewat tendangan keras dari luar kotak penalti ini diduga terkena serangan jantung.
Sebagai penghormatan, Persebaya memensiunkan nomor punggung 19 milik Eri dan menamai mess pemain Persebaya dengan nama Wisma Eri Erianto.
Jumadi Abdi

Mantan pemain Persikota Tangerang ini langsung dilarikan ke rumah sakit. Jumadi sempat mendapat perawatan intensif dan menjalani operasi, namun sembilan hari setelah dirawat, Jumadi menghembuskan nafas terakhir. Jumadi mengalami robek pada bagian usus halus sehingga menyebabkan organ bagian dalam lainnya keracunan.
Ironisnya, Denny Tarkas, 'hanya' mendapatkan sanksi larangan bermain selama empat bulan dari Komisi Disiplin PSSI atas aksinya tersebut.
Akli Fairuz

Meski usaha dari berbagai pihak telah maksimal untuk menyelamatkan nyawanya, takdir berkata lain. Akli meninggal dunia pada 16 Mei 2014 karena mengalami luka dalam di bagian perut dan bocornya kantong kemih.
Kepergian Akli mendapat sorotan dari banyak pihak dan sempat menimbulkan citra negatif untuk sepakbola Indonesia di mata internasional.
Choirul Huda

Kejadian tersebut terjadi pada menit 44. Ketika itu, Huda hendak menjemput bola yang bergulir menuju gawangnya. Kemelut terjadi dan Huda berbenturan dengan rekannya sendiri, Ramon Rodriguez, ketika akan menangkap bola. Dari tayangan ulang, tampak dada Huda mengenai lutut Ramon.
Sesaat, ia masih sadar. Ia tampak menahan rasa sakit sambil memegangi mulutnya dan tampak tersengal-sengal di atas lapangan. Tim medis langsung menghampirinya. Tak lama setelah itu, ia sudah tak sadarkan diri dan harus ditandu ke pinggir lapangan.
Huda sempat mendapat bantuan pernapasan dengan tabung oksigen di pinggir lapangan sebelum dilarikan ke rumah sakit Dr. Soegiri Lamongan. Sayang, nyawa penjaga gawang 38 tahun tersebut tak bisa ditolong setelah mendapat penanganan tim dokter. Ia dinyatakan meninggal pada pukul 17.15 WIB.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bhayangkara FC Kembali ke BRI Liga 1 Musim Depan, Siapa Bakal Menyusul?
Bola Indonesia 13 Februari 2025, 11:03
-
MU Berduka, Legenda Setan Merah Denis Law Meninggal Dunia di Usia 84 Tahun
Liga Inggris 18 Januari 2025, 03:48
LATEST UPDATE
-
Hasil Persita vs PSBS: Comeback, Pendekar Cisadane Bangkit di BRI Super League
Bola Indonesia 16 Februari 2026, 17:33
-
Kembalinya Trent Alexander-Arnold Membebaskan Federico Valverde
Liga Champions 16 Februari 2026, 16:50
-
Kilasan Kualitas Sejati Trent Alexander-Arnold
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 16:42
-
3 Pembalap MotoGP 2026 Berpotensi Masuk Daftar Juara Dunia Termuda di Kelas Para Raja
Otomotif 16 Februari 2026, 16:34
-
Jose Mourinho: Real Madrid Sedang Terluka, dan Raja yang Terluka itu Berbahaya
Liga Champions 16 Februari 2026, 16:33
-
Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Sebuah Pilihan yang Rumit di Real Madrid
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 15:59
-
Alonso Gagal Membangun Kepercayaan Pemain, Arbeloa Kembalikan Harmoni Ruang Ganti
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 15:50
-
Alex Marquez: Saya yang Paling Tahu Kalau Marc Marquez Sulit Dikalahkan di MotoGP
Otomotif 16 Februari 2026, 15:46
-
Senjata Sayap Real Madrid untuk Hadapi Benfica
Liga Champions 16 Februari 2026, 15:41
-
Kembalinya 4 Pilar, Fondasi Ambisi Remontada Barcelona
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 15:33
-
Van Dijk Tegaskan Harapannya: Mohamed Salah Harus Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 16 Februari 2026, 15:15
-
Tempat Menonton Persita vs PSBS Biak: Main Jam Berapa dan Tayang di Mana?
Bola Indonesia 16 Februari 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00





