Dewa United Konfirmasi Melakukan Pembicaraan dengan Ivar Jenner, padahal Tadinya Dirumorkan ke Persija

Serafin Unus Pasi | 3 Februari 2026 11:01
Dewa United Konfirmasi Melakukan Pembicaraan dengan Ivar Jenner, padahal Tadinya Dirumorkan ke Persija
Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Dewa United mengonfirmasi tengah memantau situasi Ivar Jenner yang baru saja berpisah dengan FC Utrecht. Gelandang naturalisasi Timnas Indonesia itu kini berstatus tanpa klub setelah kontraknya diputus.

Manajemen Dewa United menyebut kebutuhan tim menjadi alasan utama munculnya nama Ivar Jenner. Fokus tersebut berkaitan dengan rencana penguatan skuad pada putaran kedua BRI Super League 2025/26.

Advertisement

Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara menjelaskan bahwa pelatih Jan Olde Riekerink masih memerlukan pemain di posisi gelandang bertahan. Posisi tersebut dinilai belum memiliki kedalaman skuad yang memadai.

"Pelatih Dewa United ada bilang bahwa masih membutuhkan pemain di posisi gelandang bertahan," ujar Ardian kepada wartawan.

"Ada nama Ivar Jenner satu di antaranya. Semua masih dalam tahap pembicaraan," katanya menambahkan.

Ivar Jenner sebelumnya sempat dihubungkan dengan Persija Jakarta. Namun Macan Kemayoran malah segera mendatangkan pemain Liga Belanda lainnya, Mauro Zijlstra.

1 dari 2 halaman

Krisis Gelandang Bertahan

Dewa United saat ini memiliki sejumlah pemain yang beroperasi di lini tengah. Namun, hanya Theo Numberi yang berposisi alami sebagai gelandang bertahan.

Kondisi tersebut membuat Riekerink harus melakukan penyesuaian dalam beberapa pertandingan. Ia beberapa kali menempatkan Hugo Gomes atau Alexis Messidoro di peran yang bukan posisi utamanya.

2 dari 2 halaman

Slot Pemain U-23

Selain kebutuhan taktik, usia Ivar Jenner juga masuk dalam perhitungan. Pemain berusia 22 tahun tersebut memungkinkan untuk mengisi slot pemain U-23 dalam starting eleven.

Dewa United sebelumnya telah diperkuat sejumlah gelandang seperti Ricky Kambuaya, Alexis Messidoro, Hugo Gomes, Rangga Muslim, dan Kafiatur Rizky. Kehadiran satu gelandang bertahan murni dinilai dapat menyeimbangkan komposisi lini tengah.