Didesak Mundur, Edy Rahmayadi: Nama Indonesia Bisa Jadi Jelek
Afdholud Dzikry | 27 November 2018 15:47
Bola.net - - Desakan agar Edy Rahmayadi mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI semakin besar dengan adanya tagar #EdyOut selama sepekan terakhir. Kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2018 menjadi salah satu penyebabnya.
Sebelumnya bentuk kekecewaan suporter ditunjukkan dengan gerakan #KosongkanGBK. Timnas Indonesia melakoni dua pertandingan kandang penyisihan Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, melawan Timor Leste dan Filipina dengan jumlah penonton minimalis, tak sampai 20 ribu orang.
Penggila sepak bola nasional kecewa dengan keputusan PSSI tetap memutar kompetisi Liga 1 2018, sekalipun Timnas Indonesia sedang berlaga di Piala AFF 2018. Edy Rahmayadi sebagai nakhoda federasi dianggap tak lagi fokus mengurusi sepak bola karena ia kini juga menjabat sebagai Gubernur Sumatra Utara.
Namun, dihantam kanan kiri, Edy yang mantan Pangkostrad, menolak buat mundur dari PSSI. Dalam sesi wawancara yang ditayangkan live di stasiun televisi TV One pada Senin (26/11/2018), Edy merespons tagar #EdyOut.
"Saya terima itu semua. Itu kekecewaan masyarakat Indonesia. Tapi bukan begitu prosesnya, untuk Edy Out (keluar dari PSSI). PSSI itu di bawah FIFA, kami diatur dalam statutanya. Apabila saya berhalangan, secara tetap saya melakukan kecurangan bersifat hukum oke, jika dua pertiga kekuatan voter mengajukan ke FIFA meminta saya mundur baru bisa terjadi. FIFA akan turun datang. Dan selanjutnya berjalan proses," ujarnya.
"Tapi itu bisa jadi preseden buruk bagi Indonesia. Bukan saya bermaksud mempertahankan jabatan ini, saya juga harus menjaga nama bangsa ini. Bangsa kita, Indonesia tak boleh dikecilkan, tak boleh dijelekkan," kata Edy Rahmayadi.
Langkah PSSI memutar kompetisi di saat bersamaan Piala AFF 2018 disebut Edy tak menyalahi aturan main.
"Semua negara melakukan itu, seleksi dan pelatihan dilakukan di Liga. Kita jalan, pada saat menghadapi event-event tertentu dilakukan talent scouting di pentas kompetisi yang berjalan," ujar Edy Rahmayadi.
Sumber: bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Klub Arab Saudi Inginkan Mohamed Salah, Ikhlas untuk Dilepas, Liverpool?
Liga Inggris 12 Februari 2026, 17:02
-
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series Maret 2026
Tim Nasional 12 Februari 2026, 16:50
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 12 Februari 2026, 16:45
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 12 Februari 2026, 16:45
-
PSG Tikung Manchester United untuk Transfer Carlos Baleba?
Liga Inggris 12 Februari 2026, 16:42
-
Inikah Pengganti Marcus Rashford di Manchester United?
Liga Inggris 12 Februari 2026, 16:21
-
Legenda MU Dukung Michael Carrick Jadi Manajer Permanen Setan Merah: Dia Sangat Layak!
Liga Inggris 12 Februari 2026, 16:12
-
Bintang Inter Milan Ini Jadi Target Transfer Manchester United?
Liga Inggris 12 Februari 2026, 16:03
-
Barcelona Minta MU Turunkan Harga Marcus Rashford, Setan Merah: Gak Dulu!
Liga Inggris 12 Februari 2026, 15:50
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Madura United 13 Februari 2026
Bola Indonesia 12 Februari 2026, 15:50
-
Tottenham Inginkan Michael Carrick Jadi Pengganti Thomas Frank?
Liga Inggris 12 Februari 2026, 15:39
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs PSIM Yogyakarta 13 Februari 2026
Bola Indonesia 12 Februari 2026, 15:30
-
Hasil Drawing Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia U-17 Tergabung di Grup Neraka
Tim Nasional 12 Februari 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00
-
7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sandro Tonali Jadi Berikutnya?
Editorial 10 Februari 2026, 20:34







