Didik Ludiyanto: Kursus Kepelatihan AFC Beri Banyak Manfaat
Editor Bolanet | 21 Juni 2014 21:47
- Asisten Pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto, mengikuti kursus Kepelatihan Lisensi C AFC, yang digelar PSSI di POR Sawangan, Depok, 18 hingga 29 Juni mendatang. Diakuinya, hal tersebut memberikan banyak manfaat. Salah satunya, untuk menimba ilmu dan mendapatkan gelar lisensi C AFC.
Kursus ini sangat bagus sekali karena kami belajar maju ke depan. Apalagi, standarisasi dari PT Liga Indonesia memang mengharuskan pelatih kepala ISL (Indonesia Super League) harus berlisensi AFC pada musim depan, ungkapnya.
Kami diberi materi atau pelajaran dribbling, running with the ball, passing support. Dari Indonesia, Instrukturnya Coach Satya Bagdja. Saya pribadi berharap bisa menjalani materi dan ujian dengan baik serta terus belajar, sambungnya.
Kursus yang diikuti sebanyak 23 pelatih dari klub asal kompetisi ISL dan Divisi Utama tersebut, digelar PSSI sebagai rangkaian program Football Development.
Selain Didik, terdapat pula di antaranya Djadjang Nurdjaman dari Persib Bandung dan dari Barito Putera. Keduanya, memang baru mengantongi lisensi Nasional.
Saya melihat potensi serta antusiasme tinggi dari para pelatih Indonesia. Semangat dan kemampuan para pelatih Indonesia sangat bagus. Kursus ini bisa menjadi modal mereka untuk menambah kemampuan dan pengalaman ujar Narayanan Nair Sivaji, pemimpin instruktur dari AFC.
Ke depan, dunia kepelatihan akan terus berkembang. Dengan mendapatkan ilmu dan kemampuan yang bagus, akan berpengaruh juga terhadap pemain yang mereka latih. Menu atau materi yang kita berikan, yakni teori dan praktek lapangan. Kita tiga kali ujian praktek dan satu kali ujian teori, tuntas sosok asal Singapura tersebut. (esa/pra)
Kursus ini sangat bagus sekali karena kami belajar maju ke depan. Apalagi, standarisasi dari PT Liga Indonesia memang mengharuskan pelatih kepala ISL (Indonesia Super League) harus berlisensi AFC pada musim depan, ungkapnya.
Kami diberi materi atau pelajaran dribbling, running with the ball, passing support. Dari Indonesia, Instrukturnya Coach Satya Bagdja. Saya pribadi berharap bisa menjalani materi dan ujian dengan baik serta terus belajar, sambungnya.
Kursus yang diikuti sebanyak 23 pelatih dari klub asal kompetisi ISL dan Divisi Utama tersebut, digelar PSSI sebagai rangkaian program Football Development.
Selain Didik, terdapat pula di antaranya Djadjang Nurdjaman dari Persib Bandung dan dari Barito Putera. Keduanya, memang baru mengantongi lisensi Nasional.
Saya melihat potensi serta antusiasme tinggi dari para pelatih Indonesia. Semangat dan kemampuan para pelatih Indonesia sangat bagus. Kursus ini bisa menjadi modal mereka untuk menambah kemampuan dan pengalaman ujar Narayanan Nair Sivaji, pemimpin instruktur dari AFC.
Ke depan, dunia kepelatihan akan terus berkembang. Dengan mendapatkan ilmu dan kemampuan yang bagus, akan berpengaruh juga terhadap pemain yang mereka latih. Menu atau materi yang kita berikan, yakni teori dan praktek lapangan. Kita tiga kali ujian praktek dan satu kali ujian teori, tuntas sosok asal Singapura tersebut. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap Klub Lolos 12 Besar Liga 2 2023/2024
Bola Indonesia 12 Desember 2023, 07:22
-
Pulih dan Keluar dari Rumah Sakit, Silvio Escobar Pulang ke Lamongan
Bola Indonesia 26 September 2023, 01:50
-
Sempat Tak Sadarkan Diri pada Laga Kontra Persekat, Kondisi Silvio Escobar Membaik
Bola Indonesia 25 September 2023, 21:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13













