Dikalahkan Persela Lamongan, Milo Soroti Blunder Penggawa Arema
Dimas Ardi Prasetya | 21 September 2019 00:44
Bola.net - Milomir Seslija buka suara soal kekalahan anak asuhnya dari Persela Lamongan, pada lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019. Pelatih Arema FC ini menyebut Persela mampu memanfaatkan kesalahan yang dibuat oleh anak asuhnya.
"Tak banyak peluang yang terjadi pada pertandingan ini. Namun, saat mengeluarkan banyak tenaga pada pertandingan ini, kami membuat dua kesalahan krusial," ucap Milo, sapaan karib Milomir Seslija.
"Kesalahan ini justru terjadi di area pertahanan kami sendiri dan mengakibatkan skenario satu lawan satu," sambungnya.
Sebelumnya, Arema harus menelan kekalahan kala menghadapi Persela Lamongan, pada laga ekan ke-19 Shopee Liga 1 musim 2019. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (20/09) ini, mereka kalah dengan skor 0-2.
Dua gol yang bersarang ke gawang Arema, pada laga yang disiarkan langsung Indosiar tersebut, dicetak Sugeng Efendi dan Rafael Gomes de Oliveira.
Dengan hasil ini, posisi Arema anjlok dua peringkat. Saat ini, mereka menempati posisi delapan klasemen sementara, dengan koleksi 27 poin dari 18 pertandingan.
Sementara, bagi Persela, kemenangan ini membawa mereka sementara lepas dari zona degradasi. Laskar Joko Tingkir sementara bercokol di posisi 14 klasemen dengan koleksi 19 angka dari 19 pertandingan.
Bagaimana Milo menilai jalannya pertandingan kontra Persela? Simak di bawah ini.
Diwarnai Pertarungan Sengit
Milo menyebut, laga ini sesuai dengan prediksinya pada sesi konferensi pers jelang pertandingan. Waktu itu, pelatih asal Bosnia ini memprediksi laga bakal berlangsung sangat sengit.
"Itulah yang terjadi pada pertandingan ini. Sengit. Tak banyak peluang tercipta," tutur Milo.
"Peluang yang ada justru karena kesalahan-kesalahan yang kami buat lagi. Selain kesalahan itu, tak ada peluang lain," sambungnya.
Tak Dapat Ruang Kreasi
Milo menambahkan, timnya sejatinya sudah mencoba untuk mendominasi pertandingan. Namun, para penggawa Persela, sambung pelatih berusia 55 tahun tersebut, mampu mengantisipasi tiap upaya para pemainnya.
"Mereka tak memberi kami banyak ruang kreasi," kata Milo.
"Kami sudah mencoba semua cara untuk membalas dua gol mereka, tapi semua tidak bisa menjadi gol," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












