Dirtek PSSI: Besarnya Wilayah Indonesia Jadi Keuntungan
Editor Bolanet | 10 Maret 2015 18:10
- Geografis Indonesia yang memiliki banyak kepulauan, dikagumi Direktur Teknik Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (Dirtek PSSI), Pieter Huistra.
Bahkan dikatakannya, hal tersebut merupakan sebuah keuntungan dalam mencari dan mengembangkan potensi sepak bola.
Ditegaskan Huistra, dirinya sama sekali tidak merasa bermasalah dengan kondisi tersebut lantaran punya cara untuk mengatasi jarak dan banyaknya pulau di Indonesia untuk menemukan bibit-bibit muda pesepakbola.
Sebenarnya, beruntung kita punya banyak wilayah. Karena, dari segala wilayah makin punya banyak lagi potensial yang berbeda-beda. Dengan sangat besarnya wilayah Indonesia, akhirnya kami harus memilih, ungkapnya.
Kami harus membuat sebuah program untuk memilih daerah-daerah tertentu di Indonesia untuk terlebih dahulu dilihat potensial yang akan dikembangkan, sambungnya.
Dalam pandangannya, terdapat beberapa tahap yang akan dilakukan. Jika tahapan tersebut berjalan sesuai dengan rencana, maka penyebarannya akan dilakukan ke seluruh Indonesia.
Kami memulai seleksi dari Asprov-Asprov tiap daerah untuk seleksi. Kami akan mulai dari lima sampai enam propinsi dan akan dimulai dari liga-liga amatir. Kami berharap, kompetisi ini akan berjalan pada 2016. Setelah itu dimulai, kalau memang berjalan dengan baik maka kami akan menyebarkannya ke seluruh wilayah Indonesia, kata Huistra.
Selain itu, Huistra juga berharap program tersebut mendapatkan dukungan dari semua pihak sehingga bisa berjalan lebih cepat.
Pada tahun ini, pencarian bakat-bakat itu akan dimulai. Kalau misalkan semuanya percaya dan bekerja sama, program ini akan berjalan lebih cepat. Jadi kami benar-benar mengharapkan dukungan dari semuanya, pungkasnya. (esa/dzi)
Bahkan dikatakannya, hal tersebut merupakan sebuah keuntungan dalam mencari dan mengembangkan potensi sepak bola.
Ditegaskan Huistra, dirinya sama sekali tidak merasa bermasalah dengan kondisi tersebut lantaran punya cara untuk mengatasi jarak dan banyaknya pulau di Indonesia untuk menemukan bibit-bibit muda pesepakbola.
Sebenarnya, beruntung kita punya banyak wilayah. Karena, dari segala wilayah makin punya banyak lagi potensial yang berbeda-beda. Dengan sangat besarnya wilayah Indonesia, akhirnya kami harus memilih, ungkapnya.
Kami harus membuat sebuah program untuk memilih daerah-daerah tertentu di Indonesia untuk terlebih dahulu dilihat potensial yang akan dikembangkan, sambungnya.
Dalam pandangannya, terdapat beberapa tahap yang akan dilakukan. Jika tahapan tersebut berjalan sesuai dengan rencana, maka penyebarannya akan dilakukan ke seluruh Indonesia.
Kami memulai seleksi dari Asprov-Asprov tiap daerah untuk seleksi. Kami akan mulai dari lima sampai enam propinsi dan akan dimulai dari liga-liga amatir. Kami berharap, kompetisi ini akan berjalan pada 2016. Setelah itu dimulai, kalau memang berjalan dengan baik maka kami akan menyebarkannya ke seluruh wilayah Indonesia, kata Huistra.
Selain itu, Huistra juga berharap program tersebut mendapatkan dukungan dari semua pihak sehingga bisa berjalan lebih cepat.
Pada tahun ini, pencarian bakat-bakat itu akan dimulai. Kalau misalkan semuanya percaya dan bekerja sama, program ini akan berjalan lebih cepat. Jadi kami benar-benar mengharapkan dukungan dari semuanya, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Burnley vs Man City: Martin Dubravka
Liga Inggris 23 April 2026, 07:27
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















