Divaldo Tak Permasalahkan Kembalinya Persebaya ke Tambaksari
Editor Bolanet | 25 Mei 2012 19:30
- Meski akan kembali bermain di Stadion Gelora 10 Nopember (G10N) Tambaksari, Pelatih Persebaya Surabaya, Divaldo Alves mengaku tak mempermasalahkannya. Pelatih asal Portugal itu mengaku timnya siap meski harus bermain di lapangan yang kondisi rumputnya sering ia keluhkan itu.
Empat laga Persebaya sebelumnya selalu dilangsungkan di Gelora Bung Tomo (GBT). Yakni dua laga Indonesian Premier League (IPL) menjamu Arema Indonesia IPL dan Bontang FC, serta dua laga persahabatan menjamu Timnas Indonesia dan Negeri Sembilan baru-baru ini. Melawan Persibo Bojonegoro, Minggu (27/5) Panitia Pelaksana (panpel) Persebaya kembali menggelarnya di G10N.
Di GBT sendiri, lapangan dan rumputnya jauh lebih bagus ketimbang G10N. Kondisi itu mendukung permainan bola-bola pendek cepat ala Divaldo. Bahkan mereka selalu menang di empat laga yang dilangsungkan di stadion anyar tersebut.
Tak masalah. Memang kita tahu gaya permainan kita, tapi lapangan (G10N) sekarang sudah oke, ujarnya saat ditanya tentang kembalinya Persebaya ke G10N.
Meski lebih sering menggunakan G10N sebagai tempat latihan rutin, Divaldo sendiri sempat mengkambing-hitamkan rumput lapangan tersebut. Saat ditekuk Semen Padang di putaran pertama lalu, ia menyebut lapangan seperti kubangan lumpur.
Kita tahu stadion Bung Tomo cocok dengan tim kita. Tapi ini 10 Nopember ini juga sudah lama. Persebaya juga sudah juara (Unity Cup lawan Kelantan FA) di lapangan ini, tandasnya. (fjr/dzi)
Empat laga Persebaya sebelumnya selalu dilangsungkan di Gelora Bung Tomo (GBT). Yakni dua laga Indonesian Premier League (IPL) menjamu Arema Indonesia IPL dan Bontang FC, serta dua laga persahabatan menjamu Timnas Indonesia dan Negeri Sembilan baru-baru ini. Melawan Persibo Bojonegoro, Minggu (27/5) Panitia Pelaksana (panpel) Persebaya kembali menggelarnya di G10N.
Di GBT sendiri, lapangan dan rumputnya jauh lebih bagus ketimbang G10N. Kondisi itu mendukung permainan bola-bola pendek cepat ala Divaldo. Bahkan mereka selalu menang di empat laga yang dilangsungkan di stadion anyar tersebut.
Tak masalah. Memang kita tahu gaya permainan kita, tapi lapangan (G10N) sekarang sudah oke, ujarnya saat ditanya tentang kembalinya Persebaya ke G10N.
Meski lebih sering menggunakan G10N sebagai tempat latihan rutin, Divaldo sendiri sempat mengkambing-hitamkan rumput lapangan tersebut. Saat ditekuk Semen Padang di putaran pertama lalu, ia menyebut lapangan seperti kubangan lumpur.
Kita tahu stadion Bung Tomo cocok dengan tim kita. Tapi ini 10 Nopember ini juga sudah lama. Persebaya juga sudah juara (Unity Cup lawan Kelantan FA) di lapangan ini, tandasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
Piala Dunia 16 Juni 2026, 10:33
-
Kata-Kata Pelatih Spanyol Usai Timnya Ditahan Imbang Cape Verde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:46
-
Cape Verde Buktikan Sepak Bola Bukan Milik Negara Itu-Itu Saja
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:15
-
Man of the Match Arab Saudi vs Uruguay: Federico Valverde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 07:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
















