Divisi Utama (LI): Persis Tahan Imbang Persita
Editor Bolanet | 5 Mei 2012 22:45
- Persita Tangerang berhasil memenuhi ambisinya menggusur posisi Persebaya Surabaya di peringkat kedua klasemen sementara kompetisi Divisi Utama musim 2011/2012 versi PT Liga Indonesia (PT LI).
Kepastian tersebut didapat, setelah Pendekar Cisadane-julukan Persita-mampu menambah satu poin usai bermain imbang, 1-1, saat menghadapi Persis Solo, Sabtu (5/5).
Dengan tambahan satu poin, tim Ungu kini menyamai poin yang dikemas Persebaya. Tapi, tim kebanggaan Laskar Benteng Viola (LBV) unggul dalam produktivitas gol.
Kendati berhasil memperbaiki peringkat, tapi kubu Persita tampak belum puas. Sebab, poin Persita masih terpaut tiga poin dari pimpinan klasemen sementara, PSIM Jogjakarta.
Semestinya, kita hanya terpaut satu poin dari PSIM, tandas Pelatih Persita, Elly Idris, kepada Bola.net.
Menurut Elly, menghadapi Laskar Samber Nyawa- julukan Persis- Luis Edmundo dan kawan-kawan dapat mengantongi tiga poin. Sayang, kemenangan yang berada di depan mata sirna akibat kecolongan gol yang diciptakan Diego Antonio Mendieta di menit ke-78.
Dalam laga tersebut, tim Ungu memang mampu unggul lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Christian Spiderman Carrasco berhasil mencuri gol melalui tendangan keras yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang Persis. Spiderman juga berhasil menciptakan sejumlah peluang gol.
Semestinya, kita bisa menang lebih dari tiga gol, ujar Elly.
Sepuluh menit usai mencetak gol pertama, Spiderman mendapat peluang emas. Tapi sayang, tendangan bomber yang pernah ditahbiskan sebagai top skor sebanyak empat kali di Liga Indonesia tersebut, belum membuahkan hasil.
99 persen peluang tersebut, harusnya jadi gol, kata Elly.
Di babak kedua, sebelum Diego Mendieta mampu menyamakan skor, Carrasco juga memiliki peluang. Kali ini peluang terbuang setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang Persis.
Meski kecewa, mantan arsitek Persibom Bolaang Mongondow tersebut mengatakan, hasil imbang yang diraih pasukannya patut disyukuri. Apalagi, hasil itu sudah melebihi target yang dicanangkan. Elly mengungkapkan, pada tur Jawa Tengah (melawan Persiku dan Persis), skuadnya hanya dibebani dua poin.
Sementara itu, Luis Edmundo dan kawan-kawan telah mengemas empat poin hasil kemenangan 2-1 di kandang Persiku dan satu poin di kandang Persis.
Memang sangat di sayangkan. Tapi menurut saya, dapat empat poin sudah bagus. Toh, sekarang kita juga berada di posisi kedua klasemen sementara. Artinya, peluang lolos delapan besar masih terbuka lebar, pungkas pemain timnas era 80-an tersebut.
Bagi Persis, hasil imbang semakin mempersulit mereka bisa menembus posisi empat besar. Tambahan satu poin praktis membuat peluang mereka lolos babak delapan besar nyaris tertutup. Dengan sisa lima pertandingan, nyaris mustahil untuk mewujudkannya. Apalagi, penghuni peringkat 4, Persiku Kudus masih punya tabungan dua pertandingan dengan selisih 7 angka (24-17). (bola/esa/lex)
Kepastian tersebut didapat, setelah Pendekar Cisadane-julukan Persita-mampu menambah satu poin usai bermain imbang, 1-1, saat menghadapi Persis Solo, Sabtu (5/5).
Dengan tambahan satu poin, tim Ungu kini menyamai poin yang dikemas Persebaya. Tapi, tim kebanggaan Laskar Benteng Viola (LBV) unggul dalam produktivitas gol.
Kendati berhasil memperbaiki peringkat, tapi kubu Persita tampak belum puas. Sebab, poin Persita masih terpaut tiga poin dari pimpinan klasemen sementara, PSIM Jogjakarta.
Semestinya, kita hanya terpaut satu poin dari PSIM, tandas Pelatih Persita, Elly Idris, kepada Bola.net.
Menurut Elly, menghadapi Laskar Samber Nyawa- julukan Persis- Luis Edmundo dan kawan-kawan dapat mengantongi tiga poin. Sayang, kemenangan yang berada di depan mata sirna akibat kecolongan gol yang diciptakan Diego Antonio Mendieta di menit ke-78.
Dalam laga tersebut, tim Ungu memang mampu unggul lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Christian Spiderman Carrasco berhasil mencuri gol melalui tendangan keras yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang Persis. Spiderman juga berhasil menciptakan sejumlah peluang gol.
Semestinya, kita bisa menang lebih dari tiga gol, ujar Elly.
Sepuluh menit usai mencetak gol pertama, Spiderman mendapat peluang emas. Tapi sayang, tendangan bomber yang pernah ditahbiskan sebagai top skor sebanyak empat kali di Liga Indonesia tersebut, belum membuahkan hasil.
99 persen peluang tersebut, harusnya jadi gol, kata Elly.
Di babak kedua, sebelum Diego Mendieta mampu menyamakan skor, Carrasco juga memiliki peluang. Kali ini peluang terbuang setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang Persis.
Meski kecewa, mantan arsitek Persibom Bolaang Mongondow tersebut mengatakan, hasil imbang yang diraih pasukannya patut disyukuri. Apalagi, hasil itu sudah melebihi target yang dicanangkan. Elly mengungkapkan, pada tur Jawa Tengah (melawan Persiku dan Persis), skuadnya hanya dibebani dua poin.
Sementara itu, Luis Edmundo dan kawan-kawan telah mengemas empat poin hasil kemenangan 2-1 di kandang Persiku dan satu poin di kandang Persis.
Memang sangat di sayangkan. Tapi menurut saya, dapat empat poin sudah bagus. Toh, sekarang kita juga berada di posisi kedua klasemen sementara. Artinya, peluang lolos delapan besar masih terbuka lebar, pungkas pemain timnas era 80-an tersebut.
Bagi Persis, hasil imbang semakin mempersulit mereka bisa menembus posisi empat besar. Tambahan satu poin praktis membuat peluang mereka lolos babak delapan besar nyaris tertutup. Dengan sisa lima pertandingan, nyaris mustahil untuk mewujudkannya. Apalagi, penghuni peringkat 4, Persiku Kudus masih punya tabungan dua pertandingan dengan selisih 7 angka (24-17). (bola/esa/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persis Solo vs Persik Kediri 1 Maret 2026
Bola Indonesia 28 Februari 2026, 21:30
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05
-
Hasil Milan vs Inter: Derby della Madonnina Milik Rossoneri
Liga Italia 9 Maret 2026, 04:51
-
Daniele De Rossi Lukai AS Roma: Genoa Menang 2-1 dan Guncang Il Lupi
Liga Italia 9 Maret 2026, 03:06
-
Persib vs Persik: Maung Bandung Hanya Ingin Menang
Bola Indonesia 9 Maret 2026, 01:00














