Divisi Utama (LPIS): Awal Manis Persitara di Putaran Kedua
Editor Bolanet | 1 April 2012 03:28
- Persitara Jakarta Utara membuka putaran kedua kompetisi Divisi Utama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) dengan catatan bagus.
Laskar si Pitung meraih poin absolut setelah berhasil menundukkan Persikota Tangerang dengan skor 2-0 di Stadion Tugu, Jakarta Utara, Sabtu (31/3).
Hasil manis yang diraih Laskar si Pitung tersebut, tak lepas dari peran pelatih Zainal Abidin. Mantan arsitek Persita Tangerang dan Persiwa Wamena tersebut menunjukkan kelasnya sebagai pelatih berlisensi A AFC. Kendati baru dua pekan menangani skuad Laskar si Pitung, namun Zainal Abidin mampu menjadikan permainan Tantan dan kawan-kawan jauh terorganisir dibandingkan putaran pertama.
Harus diakui permainan kami hari ini jauh lebih baik dibandingkan di putaran pertama lalu. Kami berharap hasil positif ini berlanjut di pertandingan berikutnya, ungkap General Manajer Persitara, , kepada .
Dalam bentrok tersebut, Tantan dan kawan-kawan memang tampil sangat agresif. Skuad Laskar si Pitung langsung keluar menyerang setelah peluit kickoff dibunyikan. Hasilnya, pertandingan baru berjalan 3 menit, Laskar si Pitung mendapat hadiah penalti setelah pemain belakang Persikota melakukan handsball di kotak terlarang. Luis Pena yang menjadi algojo dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Gol dimenit awal tak ayal melambungkan kepercayaan diri anak-anak Laskar si Pitung. Sebaliknya, gol itu merontokkan mental tim besutan Agus Suryanto. Mengetahui mental tim lawan jatuh, tak disia-siakan Tantan dan kawan-kawan.
Pelatih Zainal Abidin mengintruksikan pasukannya untuk meningkatkan intensitas serangannya. Asa menggandakan keunggulan baru dapat diwujudkan pada menit ke-31. Adalah Dede Sulaiman yang mencatatkan namanya di papan skor.
Persikota berusaha mengejar ketertinggalannya di babak kedua. Tapi tuan rumah sepertinya juga ingin memburu kemenangan besar. Alhasil, jual beli serangan terjadi di sepanjang babak kedua. Sayang hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol tambahan.
Pelatih Persitara Zainal Abidin mengaku puas dengan hasil yang diraih pasukannya. Terutama dengan permainan yang diperagakan pasukannya.
Kami bermain sangat rapi. Kami juga berhasil menciptakan banyak peluang, sayang tak mampu dimaksimalkan jadi gol. Seharusnya kami bisa menang dengan skor 4-0, tandas Zainal.
Tapi saya puas dengan permainan yang diperagakan para pemain. Mereka telah memperagakan apa yang dilakukan dalam latihan sebelumnya, tambahnya. (esa/end)
Laskar si Pitung meraih poin absolut setelah berhasil menundukkan Persikota Tangerang dengan skor 2-0 di Stadion Tugu, Jakarta Utara, Sabtu (31/3).
Hasil manis yang diraih Laskar si Pitung tersebut, tak lepas dari peran pelatih Zainal Abidin. Mantan arsitek Persita Tangerang dan Persiwa Wamena tersebut menunjukkan kelasnya sebagai pelatih berlisensi A AFC. Kendati baru dua pekan menangani skuad Laskar si Pitung, namun Zainal Abidin mampu menjadikan permainan Tantan dan kawan-kawan jauh terorganisir dibandingkan putaran pertama.
Harus diakui permainan kami hari ini jauh lebih baik dibandingkan di putaran pertama lalu. Kami berharap hasil positif ini berlanjut di pertandingan berikutnya, ungkap General Manajer Persitara, , kepada .
Dalam bentrok tersebut, Tantan dan kawan-kawan memang tampil sangat agresif. Skuad Laskar si Pitung langsung keluar menyerang setelah peluit kickoff dibunyikan. Hasilnya, pertandingan baru berjalan 3 menit, Laskar si Pitung mendapat hadiah penalti setelah pemain belakang Persikota melakukan handsball di kotak terlarang. Luis Pena yang menjadi algojo dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Gol dimenit awal tak ayal melambungkan kepercayaan diri anak-anak Laskar si Pitung. Sebaliknya, gol itu merontokkan mental tim besutan Agus Suryanto. Mengetahui mental tim lawan jatuh, tak disia-siakan Tantan dan kawan-kawan.
Pelatih Zainal Abidin mengintruksikan pasukannya untuk meningkatkan intensitas serangannya. Asa menggandakan keunggulan baru dapat diwujudkan pada menit ke-31. Adalah Dede Sulaiman yang mencatatkan namanya di papan skor.
Persikota berusaha mengejar ketertinggalannya di babak kedua. Tapi tuan rumah sepertinya juga ingin memburu kemenangan besar. Alhasil, jual beli serangan terjadi di sepanjang babak kedua. Sayang hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol tambahan.
Pelatih Persitara Zainal Abidin mengaku puas dengan hasil yang diraih pasukannya. Terutama dengan permainan yang diperagakan pasukannya.
Kami bermain sangat rapi. Kami juga berhasil menciptakan banyak peluang, sayang tak mampu dimaksimalkan jadi gol. Seharusnya kami bisa menang dengan skor 4-0, tandas Zainal.
Tapi saya puas dengan permainan yang diperagakan para pemain. Mereka telah memperagakan apa yang dilakukan dalam latihan sebelumnya, tambahnya. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
Piala Dunia 16 Juni 2026, 10:33
-
Kata-Kata Pelatih Spanyol Usai Timnya Ditahan Imbang Cape Verde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:46
-
Cape Verde Buktikan Sepak Bola Bukan Milik Negara Itu-Itu Saja
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:15
-
Man of the Match Arab Saudi vs Uruguay: Federico Valverde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 07:29
-
Membedah Alasan Belanda Gagal Menang Lawan Jepang: Salah Ronald Koeman?
Piala Dunia 16 Juni 2026, 07:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










