Djanur Belum Berhasil Terapkan Gaya Catenaccio Ala Italia di Persib
Editor Bolanet | 3 Juli 2016 05:50
Seperti diketahui, sepakbola Italia identik dengan pertahanan catenaccio atau pertahanan yang susah di tembus. Pada Januari 2016, pria yang biasa disapa Djanur ini pergi meninggalkan Persib dan berangkat ke Italia untuk menimba ilmu di Akademi Inter Milan.
Lewat program 'Dua Biru Bersatu', Djanur menimba ilmu kepelatihan tentang U-16, U-19, dan U-18. Program ini adalah bentuk kerja sama antara Persib dan Inter Milan.
Namun, Djanur kembali menangani Persib setelah Maung Bandung tidak memiliki pelatih kepala usai ditinggal Dejan Antonic. Juru taktik yang berhasil membawa Persib meraih gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2014 ini akhirnya kembali melatih Atep dan kawan-kawan pada Rabu, (29/6).
Seya berlatih bersama Persib hanya dua hari, hari rabu dan kamis. Hari jumat saya betul-betul adaptasi lapangan saja karena waktu tidak lama, ujar Djanur usai pertandingan melawan PSM.
Dengan waktu yang singkat itu saya rasa belum cukup untuk bisa menunjukkan atau mencerminkan pola yang saya inginkan, tambahnya.[initial]
Baca Juga:
(fit/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
-
Man of the Match Inter vs Como: Hakan Calhanoglu
Liga Italia 22 April 2026, 05:07
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















