Djohar Arifin Akui Pengelolaan Sepakbola Indonesia Masih Minim
Editor Bolanet | 5 Februari 2014 20:46
- Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin menyebut Indonesia memiliki potensi terbesar di bidang sepakbola bila dibandingkan negara-negara lain di kawasan ASEAN. Namun, dia mengakui, potensi besar ini belum digarap secara maksimal.
Dari potensi yang ada, negeri kita paling besar. Paling hebat dibanding negara-negara lain, ujar Djohar, pada .
Cuma, selama ini manajemen dan pengelolaannya juga fasilitasnya minim. Hal ini membuat indonesia belum mampu menjadi yang terbaik,bahkan untuk di Asia Tenggara.
Lebih lanjut, Djohar sepakbola tak hanya sekadar hiburan atau industri belaka. Melalui prestasi di sepakbola, Djohar menambahkan, harga diri diri suatu bangsa juga bisa terangkat.
Sepakbola bukan hanya olahraga, tapi juga alat pemersatu bangsa. Kita mendorong pemerintah untuk peduli pada sepakbola, paparnya.
Pria kelahiran Langkat ini juga berjanji bakal menjadikan sepakbola Indonesia terbaik, paling tidak di level ASEAN. Pasalnya, Djohar menambahkan, level sepakbola Indonesia berbanding lurus dengan harga diri bangsa.
Di ASEAN tak boleh ada di bawah negara lain. Kita harus jadi yang terbaik di kawasan ini. Kita akan upayakan bagaimana harga diri bisa ditingkatkan melalui sepakbola, dia menandaskan. (den/dzi)
Dari potensi yang ada, negeri kita paling besar. Paling hebat dibanding negara-negara lain, ujar Djohar, pada .
Cuma, selama ini manajemen dan pengelolaannya juga fasilitasnya minim. Hal ini membuat indonesia belum mampu menjadi yang terbaik,bahkan untuk di Asia Tenggara.
Lebih lanjut, Djohar sepakbola tak hanya sekadar hiburan atau industri belaka. Melalui prestasi di sepakbola, Djohar menambahkan, harga diri diri suatu bangsa juga bisa terangkat.
Sepakbola bukan hanya olahraga, tapi juga alat pemersatu bangsa. Kita mendorong pemerintah untuk peduli pada sepakbola, paparnya.
Pria kelahiran Langkat ini juga berjanji bakal menjadikan sepakbola Indonesia terbaik, paling tidak di level ASEAN. Pasalnya, Djohar menambahkan, level sepakbola Indonesia berbanding lurus dengan harga diri bangsa.
Di ASEAN tak boleh ada di bawah negara lain. Kita harus jadi yang terbaik di kawasan ini. Kita akan upayakan bagaimana harga diri bisa ditingkatkan melalui sepakbola, dia menandaskan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59












