Djohar Arifin Dilarang Beraktivitas di Sepakbola Seumur Hidup
Editor Bolanet | 8 Juli 2015 18:19
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya memberikan sanksi kepada Djohar Arifin Husin. Yakni, berupa larangan beraktivitas seumur hidup dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI, AFC, dan FIFA.
Ketua Komite Etika PSSI, TM Nurlif, mengatakan jika hukuman tersebut dijatuhkan setelah Djohar dinyatakan bersalah akibat memenuhi undangan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, pada 23 Juni lalu.
Terlebih dikatakan TM Nurlif, keputusan diberikan setelah Djohar tidak datang di sidang sebanyak dua kali. Termasuk, dalam di sidang di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7).
Kami memulai sidang pukul 14.00 WIB, namun hingga 14.30 tidak ada kabar dan konfirmasi dari yang bersangkutan. Kemudian kami mengambil kesepakatan untuk tetap mengadakan sidang, yang dihadiri 5 anggota. Sidang berlangsung lebih kurang dua jam, ujar TM Nurlif.
Hukuman berlaku terhitung sejak 8 Juli 2015. Sehingga, masih ada waktu 14 hari untuk mengajukan banding. Kami menunggu yang bersangkutan untuk memanfaatkan waktu, imbuhnya.
Anggota Komite Etika PSSI, Haryo Yuniarto, menambahkan bahwa hukuman kepada Djohar tertuang dalam surat keputusan Komite Etika PSSI bernomor 001/KEP/KE/PSSI/VII-15. Surat tersebut, juga di tembuskan ke Dewan Kehormatan PSSI, Komite Eksekutif PSSI, Djohar Arifin Husin, dan Arsip.
Menjatuhi hukuman kepada Djohar atas pelanggaran Kode Etik PSSI berupa pemberhentian dengan tidak hormat dari kepengurusan PSSI sebagai anggota Dewan Kehormatan. Menjatuhkan hukuman kepada Djohar atas pelanggaran Kode Etik berupa larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI, AFC, dan FIFA seumur hidup, pungkas Haryo. (esa/dzi)
Ketua Komite Etika PSSI, TM Nurlif, mengatakan jika hukuman tersebut dijatuhkan setelah Djohar dinyatakan bersalah akibat memenuhi undangan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, pada 23 Juni lalu.
Terlebih dikatakan TM Nurlif, keputusan diberikan setelah Djohar tidak datang di sidang sebanyak dua kali. Termasuk, dalam di sidang di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7).
Kami memulai sidang pukul 14.00 WIB, namun hingga 14.30 tidak ada kabar dan konfirmasi dari yang bersangkutan. Kemudian kami mengambil kesepakatan untuk tetap mengadakan sidang, yang dihadiri 5 anggota. Sidang berlangsung lebih kurang dua jam, ujar TM Nurlif.
Hukuman berlaku terhitung sejak 8 Juli 2015. Sehingga, masih ada waktu 14 hari untuk mengajukan banding. Kami menunggu yang bersangkutan untuk memanfaatkan waktu, imbuhnya.
Anggota Komite Etika PSSI, Haryo Yuniarto, menambahkan bahwa hukuman kepada Djohar tertuang dalam surat keputusan Komite Etika PSSI bernomor 001/KEP/KE/PSSI/VII-15. Surat tersebut, juga di tembuskan ke Dewan Kehormatan PSSI, Komite Eksekutif PSSI, Djohar Arifin Husin, dan Arsip.
Menjatuhi hukuman kepada Djohar atas pelanggaran Kode Etik PSSI berupa pemberhentian dengan tidak hormat dari kepengurusan PSSI sebagai anggota Dewan Kehormatan. Menjatuhkan hukuman kepada Djohar atas pelanggaran Kode Etik berupa larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI, AFC, dan FIFA seumur hidup, pungkas Haryo. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





