Djohar Arifin Pastikan PSM Tetap di Kasta Tertinggi
Editor Bolanet | 12 Juli 2012 16:20
- Ketum Djohar Arifin mengatakan jika kompetisi musim depan baru dimulai Januari 2013. Hal ini disesuaikan dengan kompetisi yang berlaku di Asia.
Menjelang kompetisi musim depan, muncul spekulasi terkait nasib PSM Makassar yang menyatakan bahwa akan berkompetisi di Divisi I atau Divisi Utama. Itu berkaitan dengan adanya sanksi bagi PSM turun kasta bersama Persema Malang dan Persibo Bojonegoro, mulai musim depan.
Namun, semua spekulasi tersebut dibantah Djohar. Dia bahkan menjamin bahwa PSM bersama Persema dan Persibo tidak akan turun kasta. Tiga klub tersebut akan tetap ada di liga tertinggi sepakbola Indonesia karena sanksi ketiganya telah diputihkan lewat kongres.
Tida ada masalah lagi dengan hal itu. Sanksi ketiga klub tersebut sudah diputihkan dalam Kongres. Kita sudah tutup buku dan tidak membahas lagi kasus ketiga klub itu, terang Djohar saat berada di Makassar untuk melantik pengurus PSSI Sulsel.
Djohar berharap, tidak ada klub dan pemain yang menjadi korban terkait kompetisi. Soal adanya dualisme klub termasuk yang melanda PSM, Djohar menyatakan itu merupakan urusan internal masing-masing klub.
Masalah dualisme klub itu akan dibicarakan intern. Jadi, kami di PSSI tidak akan mencampuri lebih jauh, ucap Djohar.
Ketua Umum PSM, Sadikin Aksa menegaskan bahwa status PSM musim depan sudah jelas tetap ada di kasta tertinggi. Menurutnya, sanksi PSM sudah lama diputihkan oleh PSSI.
Hanya ada satu PSM sesuai hasil musda lalu yang saya pimpin. Saya dipilih oleh lebih dari setengah klub anggota, paparnya. (nda/end)
Menjelang kompetisi musim depan, muncul spekulasi terkait nasib PSM Makassar yang menyatakan bahwa akan berkompetisi di Divisi I atau Divisi Utama. Itu berkaitan dengan adanya sanksi bagi PSM turun kasta bersama Persema Malang dan Persibo Bojonegoro, mulai musim depan.
Namun, semua spekulasi tersebut dibantah Djohar. Dia bahkan menjamin bahwa PSM bersama Persema dan Persibo tidak akan turun kasta. Tiga klub tersebut akan tetap ada di liga tertinggi sepakbola Indonesia karena sanksi ketiganya telah diputihkan lewat kongres.
Tida ada masalah lagi dengan hal itu. Sanksi ketiga klub tersebut sudah diputihkan dalam Kongres. Kita sudah tutup buku dan tidak membahas lagi kasus ketiga klub itu, terang Djohar saat berada di Makassar untuk melantik pengurus PSSI Sulsel.
Djohar berharap, tidak ada klub dan pemain yang menjadi korban terkait kompetisi. Soal adanya dualisme klub termasuk yang melanda PSM, Djohar menyatakan itu merupakan urusan internal masing-masing klub.
Masalah dualisme klub itu akan dibicarakan intern. Jadi, kami di PSSI tidak akan mencampuri lebih jauh, ucap Djohar.
Ketua Umum PSM, Sadikin Aksa menegaskan bahwa status PSM musim depan sudah jelas tetap ada di kasta tertinggi. Menurutnya, sanksi PSM sudah lama diputihkan oleh PSSI.
Hanya ada satu PSM sesuai hasil musda lalu yang saya pimpin. Saya dipilih oleh lebih dari setengah klub anggota, paparnya. (nda/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
















