El Clasico Indonesia, Jakmania Pastikan Hadir di Stadion
Editor Bolanet | 20 Februari 2014 15:12
- Laga antara Persib Bandung lawan Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, Sabtu (22/2), belum mendapatkan kepastian.
Semula laga ini memang bakal berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat. Namun lantaran The Jakmania ingin menyaksikan langsung laga tersebut, lokasi stadion bisa jadi akan berubah. Wacana yang muncul, adalah digelar di Stadion Wisnu Saputra, Kuningan.
Di manapun mainnya, kami akan hadir dengan 5000 anggota. Sejauh ini, yang sudah terdaftar yakni sebanyak 3781 anggota. Tidak hanya yang berasal dari Jabodetabek, melainkan dari wilayah-wilayah sekitar bandung seperti Cirebon dan lain-lainnya, terang Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Larico Ranggamone.
Untuk itu, kami sudah melakukan koordinasi melalui surat yang dikirimkan pada Selasa (18/2) malam, kepada Persib Bandung, suporter Persib, Menpora, PT PBB, Polres Soreang, Polda Jabar dan Kepolisian Kuningan. Kami sangat berharap bisa menyaksikan langsung laga tersebut, lanjutnya.
Dikatakannya lagi, tidak menampik jika duel tersebut kerap menimbulkan dampak negatif yang dilakukan masing-masing oknum suporter. Karena itu, bersedia membantu apapun demi pertandingan berjalan lancar dan tidak ada intimidasi dari suporter. The Jakmania pun terbuka untuk berkoordinasi lebih jauh dengan pihak-pihak terkait.
Pihak kepolisian mengalami kesulitan dalam memberikan rekomendasi pertandingan di Si Jalak Harupat, jika tetap dihadiri The Jakmania. Penyebabnya, terjadi gesekan antara suporter ketika laga Pelita Bandung Raya (PBR) menjamu Persija, Senin (17/2) lalu.
Kita berpatokan pada Manual Liga bahwa tim tamu memiliki jatah 5 persen untuk hadir menyaksikan pertandingan. Karena itu, Menpora (Roy Suryo) harus ikut turun tangan. Kalau Menpora turun tangan, semua pasti beres. Apalagi, beliau juga mendukung adanya penyatuan atau perdamaian di antara para suporter. Jakmania sudah sangat baik ketika di tahun 2013, menerima pendukung Persib saat bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman, ujarnya.
Nilai positifnya, laga ini bisa dijadikan titik awal penyatuan atau perdamaian para suporter yang selama ini berseteru, pungkas pria yang akrab disapa Ayah tersebut. [initial]
(esa/pra)
Semula laga ini memang bakal berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat. Namun lantaran The Jakmania ingin menyaksikan langsung laga tersebut, lokasi stadion bisa jadi akan berubah. Wacana yang muncul, adalah digelar di Stadion Wisnu Saputra, Kuningan.
Di manapun mainnya, kami akan hadir dengan 5000 anggota. Sejauh ini, yang sudah terdaftar yakni sebanyak 3781 anggota. Tidak hanya yang berasal dari Jabodetabek, melainkan dari wilayah-wilayah sekitar bandung seperti Cirebon dan lain-lainnya, terang Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Larico Ranggamone.
Untuk itu, kami sudah melakukan koordinasi melalui surat yang dikirimkan pada Selasa (18/2) malam, kepada Persib Bandung, suporter Persib, Menpora, PT PBB, Polres Soreang, Polda Jabar dan Kepolisian Kuningan. Kami sangat berharap bisa menyaksikan langsung laga tersebut, lanjutnya.
Dikatakannya lagi, tidak menampik jika duel tersebut kerap menimbulkan dampak negatif yang dilakukan masing-masing oknum suporter. Karena itu, bersedia membantu apapun demi pertandingan berjalan lancar dan tidak ada intimidasi dari suporter. The Jakmania pun terbuka untuk berkoordinasi lebih jauh dengan pihak-pihak terkait.
Pihak kepolisian mengalami kesulitan dalam memberikan rekomendasi pertandingan di Si Jalak Harupat, jika tetap dihadiri The Jakmania. Penyebabnya, terjadi gesekan antara suporter ketika laga Pelita Bandung Raya (PBR) menjamu Persija, Senin (17/2) lalu.
Kita berpatokan pada Manual Liga bahwa tim tamu memiliki jatah 5 persen untuk hadir menyaksikan pertandingan. Karena itu, Menpora (Roy Suryo) harus ikut turun tangan. Kalau Menpora turun tangan, semua pasti beres. Apalagi, beliau juga mendukung adanya penyatuan atau perdamaian di antara para suporter. Jakmania sudah sangat baik ketika di tahun 2013, menerima pendukung Persib saat bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman, ujarnya.
Nilai positifnya, laga ini bisa dijadikan titik awal penyatuan atau perdamaian para suporter yang selama ini berseteru, pungkas pria yang akrab disapa Ayah tersebut. [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Arab Saudi vs Uruguay
Piala Dunia 16 Juni 2026, 04:14
-
Hasil Belgia vs Mesir: Setan Merah Menolak Kalah
Piala Dunia 16 Juni 2026, 03:58
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belgia vs Mesir
Piala Dunia 16 Juni 2026, 01:31
-
Man of the Match Spanyol vs Tanjung Verde: Vozinha
Piala Dunia 16 Juni 2026, 01:21
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 01:07
-
Waduh, Juventus Bakal Ditinggal Sang Bek ke Inggris?
Liga Italia 15 Juni 2026, 23:59
-
Tunisia Pecat Sabri Lamouchi Hanya Setelah Satu Laga Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 15 Juni 2026, 23:31
-
Setelah Cucurella, Bintang Chelsea Ini Juga Mau Pindah ke Real Madrid
Liga Spanyol 15 Juni 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










