Enggan Berpolemik, JICT Fokus Berprestasi
Editor Bolanet | 21 Juni 2012 19:26
- Kepastian tim Jakarta International Container Terminal (JICT) mengikuti perhelatan Liga Futsal Profesional 2012, masih menjadi tanda tanya.
Itu setelah, tim yang menjadi juara dalam Liga Futsal Profesional 2011 tersebut, memilih untuk fokus menghadapi kompetisi futsal amatir Adidas Extreme Power di Juara Grand Final, di Civic Plaza Ngee Ann City, Singapura, Sabtu (23/6).
“Keputusan baru bisa ditentukan usai kami menjalani pertandingan di Singapura. Sebab, masih harus dipikirkan matang-matang langkah apa yang kami tempuh. Apalagi, kami tak ingin ikut berpolemik dengan kejadian yang kini menerpa dunia futsal pasca tiga tim antah berantah dibolehkan tampil ke kompetisi profesional,” terang ofisial tim JICT, Bayu Saptari kepada .
Tim yang dimaksud Bayu yakni, Biang Bola, Mutiara Hitam (Jayapura), dan Baskara (Surabaya). Mantan manajer futsal putra SEA Games 2011 tersebut mengeluhkan, ketiganya tidak melewati proses seleksi kompetisi yang akan bergulir pada musim 2012/2013.
Kontan, ditambahkannya, hal tersebut menjadi permasalahan serius karena keikutsertaan tim baru tidak melalui mekanisme babak play-off.
“Mereka harus melalui Divisi Futsal Amatir. Sebab, lazimnya kompetisi yang sehat, tim yang berlaga paling atas, harus melewati Divisi di bawahnya,” terangnya.
“Saat rapat pada bulan lalu, Badan Futsal Nasional (BFN) memutuskan jika kompetisi akan diikuti 10 tim. Sayangnya, karena terdapat tiga tim yang tanpa mengikuti proses amatir, tujuh tim lainnya terang-terangan menolak,” tegasnya.
Karena itu, JICT kini lebih berniat untuk berprestasi agar menjadi motivasi para pemain supaya dapat memberikan kebanggaan ketika tampil di Singapura.
Latihan tetap berjalan seperti biasa. Kita memang lebih fokus pada perbaikan. Seperti, kelemahan-kelemahan para pemain, terus kami perbaiki, ungkapnya.
“kami akan berangkat Jumat (22/6) sore dengan memboyong tujuh pemain. Rencananya, rombongan akan diterima duta besar Indonesia di Singapura,” katanya.
Tim arahan Imran Ibrahim tersebut, akan bertarung dengan dua tim terbaik dari Malaysia dan Singapura untuk memperebutkan Juara Grand Final pada tanggal 23 Juni 2012 di Civic Plaza Ngee Ann City, Singapura.
Juara babak Grand Final, akan memperoleh tiket ke Spanyol,VIP tiket untuk menonton pertandingan Real Madrid dan berkesempatan untuk dilatih secara khusus oleh salah satu pelatih klub sepakbola kelas dunia Real Madrid. Total hadiah yang disiapkan, mencapai 50.000 Dollar Singapura. (esa/dzi)
Itu setelah, tim yang menjadi juara dalam Liga Futsal Profesional 2011 tersebut, memilih untuk fokus menghadapi kompetisi futsal amatir Adidas Extreme Power di Juara Grand Final, di Civic Plaza Ngee Ann City, Singapura, Sabtu (23/6).
“Keputusan baru bisa ditentukan usai kami menjalani pertandingan di Singapura. Sebab, masih harus dipikirkan matang-matang langkah apa yang kami tempuh. Apalagi, kami tak ingin ikut berpolemik dengan kejadian yang kini menerpa dunia futsal pasca tiga tim antah berantah dibolehkan tampil ke kompetisi profesional,” terang ofisial tim JICT, Bayu Saptari kepada .
Tim yang dimaksud Bayu yakni, Biang Bola, Mutiara Hitam (Jayapura), dan Baskara (Surabaya). Mantan manajer futsal putra SEA Games 2011 tersebut mengeluhkan, ketiganya tidak melewati proses seleksi kompetisi yang akan bergulir pada musim 2012/2013.
Kontan, ditambahkannya, hal tersebut menjadi permasalahan serius karena keikutsertaan tim baru tidak melalui mekanisme babak play-off.
“Mereka harus melalui Divisi Futsal Amatir. Sebab, lazimnya kompetisi yang sehat, tim yang berlaga paling atas, harus melewati Divisi di bawahnya,” terangnya.
“Saat rapat pada bulan lalu, Badan Futsal Nasional (BFN) memutuskan jika kompetisi akan diikuti 10 tim. Sayangnya, karena terdapat tiga tim yang tanpa mengikuti proses amatir, tujuh tim lainnya terang-terangan menolak,” tegasnya.
Karena itu, JICT kini lebih berniat untuk berprestasi agar menjadi motivasi para pemain supaya dapat memberikan kebanggaan ketika tampil di Singapura.
Latihan tetap berjalan seperti biasa. Kita memang lebih fokus pada perbaikan. Seperti, kelemahan-kelemahan para pemain, terus kami perbaiki, ungkapnya.
“kami akan berangkat Jumat (22/6) sore dengan memboyong tujuh pemain. Rencananya, rombongan akan diterima duta besar Indonesia di Singapura,” katanya.
Tim arahan Imran Ibrahim tersebut, akan bertarung dengan dua tim terbaik dari Malaysia dan Singapura untuk memperebutkan Juara Grand Final pada tanggal 23 Juni 2012 di Civic Plaza Ngee Ann City, Singapura.
Juara babak Grand Final, akan memperoleh tiket ke Spanyol,VIP tiket untuk menonton pertandingan Real Madrid dan berkesempatan untuk dilatih secara khusus oleh salah satu pelatih klub sepakbola kelas dunia Real Madrid. Total hadiah yang disiapkan, mencapai 50.000 Dollar Singapura. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 19:58
-
Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
-
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:40
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:31
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:22
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:10
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:05
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini di TVRI
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:02
-
Link Live Streaming FIFA Matchday: Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19





