Fix, Arema FC Diganjar Hukuman Tanpa Penonton Sampai Akhir Musim
Editor Bolanet | 11 Oktober 2018 16:57
Bola.net - - Sebuah hukuman tegas diberikan PSSI kepada salah satu klub peserta Gojek Liga 1 bersama Bukalapak 2018, Arema FC. Klub asal kota Malang tersebut mendapatkan hukuman tanpa penonton hingga musim ini berakhir.
Beberapa pelanggaran ditemukan kala Arema FC menjamu rival abadinya, Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (6/10) lalu. Hal itu pun tidak luput dari pantauan tim pemantau PSSI.
Sejumlah pelanggaran ditemukan oleh tim pemantau PSSI. Beberapa di antaranya adalah pengeroyokan yang dilakukan suporter Arema FC kepada penggemar Persebaya Surabaya dan juga intimidasi mereka dengan mendekati pemain lawan.
Selain itu, tim pemantau juga menemukan pelanggaran lainnya seperti penyalaan flare dan juga pelemparan botol. Untuk itu, PSSI pun tidak segan memberi hukuman berat kepada klub berjuluk Singo Edan tersebut.
Untuk pengeroyokan dan intimidasi, Komisi Disiplin mengganjar Arema hukuman bermain tanpa penonton di kandang maupun tandang selama sisa musim 2018. Sedangkan untuk flare dan botol, Arema dihukum denda sebesar 100 juta rupiah.
Komisi Disiplin juga memberikan hukuman kepada dua suporter Arema FC, Yuli Sumpil dan Fandy. Keduanya dianggap memprovokasi penonton lain dengan turun langsung ke lapangan. Untuk ini, Komdis mengganjar hukuman tidak boleh masuk ke dalam stadion di seluruh Indonesia seumur hidup.
"PSSi memastikan setiap pelanggaran disiplin kompetisi, mendapatkan sanksi. Tidak ada toleransi," ujar Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persija Jakarta vs PSM Makassar: Gol Dramatis Warnai Kemenangan Macan Kemayoran
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 22:38
-
Tempat Menonton Semen Padang vs Malut United Hari Ini di BRI Super League
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 19:36
-
Nonton BRI Super League: Link Live Streaming Persik vs Bhayangkara FC di Vidio
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 19:22
-
Tempat Menonton Persija Jakarta vs PSM Makassar: Main Jam Berapa, Tayang di TV Mana?
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




