Gagal di Piala Menpora 2021, Arema FC Bakal Benahi Kedisiplinan
Serafin Unus Pasi | 1 April 2021 18:07
Bola.net - Arema FC benar-benar belajar dari kegagalan mereka dalam Piala Menpora 2021. Sebagai salah satu hasil pembelajaran mereka, klub berlogo singa mengepal ini memastikan akan lebih menegakkan kedisiplinan mereka.
Sebelumnya, secara prestasi, Arema FC bisa dikatakan gagal total pada turnamen Piala Menpora 2021. Langkah mereka terhenti di fase grup.
Arema sendiri hanya menempati posisi juru kunci di Grup A, tempat mereka tergabung bersama Persikabo 1973, Barito Putera, dan PSIS Semarang. Dari tiga laga yang dilakoni, mereka hanya meraih satu poin, hasil dari sekali imbang dan dua kali kalah.
Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro, mengisyaratkan bahwa kegagalan timnya pada ajang ini tak lepas dari persiapan mereka yang tak optimal. Salah satu penyebab tidak optimalnya persiapan ini karena terlambatnya sejumlah pemain bergabung latihan usai mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia.
"Ke depannya, pemain tak boleh terlena, termasuk untuk pemain Timnas. Mereka justru harus bisa meningkatkan diri," tutur Kuncoro.
"Ke depannya, main sepak bola nggak bisa enak-enakan. Harus terjalin chemistry dan kekompakan. Kalau datang mepet, tentu sulit bagi pelatih," sambungnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Bakal Lebih Ketat
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo sendiri sepakat dengan pernyataan Kuncoro. Bahkan, menurutnya, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri sempat berpesan kepadanya agar tak mengizinkan para pemain timnas untuk berlibur terlalu lama.
"Coach Indra sempat bilang agar paling lama tiga hari setelah kembali dari TC Timnas Indonesia, para pemain ini harus kembali berlatih. Ini agar kondisi mereka tak jeblok lagi," papar Ruddy.
"Memang, kedisiplinan ini yang harus lebih ditekankan lagi. Di sepak bola ini nggak ada yang instan. Hasil ini tergantung prosesnya," sambungnya.
Ajang Berkaca
Sementara itu, Ruddy menegaskan bahwa timnya mendapat pelajaran yang sangat berharga pada Piala Menpora 2021 ini. Menurutnya, kegagalan mereka pada ajang ini bisa menjadi ajang semua komponen tim untuk berkaca dan berbenah.
"Dengan kegagalan ini, saya yakin semua pasti mengoreksi diri," tutur Ruddy.
"Banyak yang bilang Arema raja pramusim. Namun, kenyataan saat ini kan berbalik 180 derajat. Lolos dari fase grup saja tidak. Karena apa? Nah, ini biar mereka sendiri yang merasakan dan berbenah," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Semen Padang 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59










