Gaji Pemain PSM Ternyata Bukan dari Konsorsium
Editor Bolanet | 17 Juni 2012 09:30
- Pemain PSM Makassar akhirnya menerima sisa gaji bulan April sebesar 80 persen, Jumat (15/6) sore. Skuad Ayam Jantan dari Timur pun akhirnya mulai kembali berlatih.
Namun, satu hal yang mengejutkan sekaligus memprihatinkan karena ternyata dana untuk membayar gaji pemain tersebut bukan dari konsorsium. Padahal, membayar gaji pemain adalah tanggung jawab konsorsium.
CEO PSM, Rully Habibie, berjuang keras untuk mendapatkan uang demi menenangkan pemain PSM yang mulai gelisah karena gaji mereka belum terbayarkan. Rully juga tidak ingin Andi Oddang dkk berlama-lama mogok latihan.
“Seminggu terakhir ini Rully mendapat kritikan tapi dia memang tidak tinggal diam dan tidak pernah menyerah. Seminggu terakhir, dia berjuang keras untuk mendapatkan dana, karena konsorsium belum mau mencairkan uangnya,” ungkap pelatih PSM, Petar Segrt.
“Rully mencari dan bertanya ke banyak orang. Saya tahu, itu pasti sangat sulit. Tapi, akhirnya Rully bisa menemukan seseorang yang mau mensponsori dan memberikan uangnya. Terima kasih Rullly atas kerja kerasnya,” kata Petar.
Rully bertekad untuk mendapatkan uang, karena konsorsioum belum juga mengeluarkan dananya. Karena, jika tidak mendapatkan uang untuk membayar gaji, pemain tidak akan berlatih dan mungkin para staff juga sulit untuk bekerja.
“Kami berharap agar konsorsium bisa menyadari situasi di sini. Semoga konsorsium segera mungkin membayar gaji yang masih ada dua bulan, agar pemain dan staff PSM fokus pada tanggung jawab masing-masing,” harap pelatih asal Kroasia itu.
Petar berharap, pemain kini bisa lebih fokus pada sepakbola dan dua dua laga terakhir melawan Bontang FC dan Persema Malang. PSM harus berjuang meraih hasil postif di dua laga tersebut agar bisa tetap berada di lima besar. (nda) (nda/Rev)
Namun, satu hal yang mengejutkan sekaligus memprihatinkan karena ternyata dana untuk membayar gaji pemain tersebut bukan dari konsorsium. Padahal, membayar gaji pemain adalah tanggung jawab konsorsium.
CEO PSM, Rully Habibie, berjuang keras untuk mendapatkan uang demi menenangkan pemain PSM yang mulai gelisah karena gaji mereka belum terbayarkan. Rully juga tidak ingin Andi Oddang dkk berlama-lama mogok latihan.
“Seminggu terakhir ini Rully mendapat kritikan tapi dia memang tidak tinggal diam dan tidak pernah menyerah. Seminggu terakhir, dia berjuang keras untuk mendapatkan dana, karena konsorsium belum mau mencairkan uangnya,” ungkap pelatih PSM, Petar Segrt.
“Rully mencari dan bertanya ke banyak orang. Saya tahu, itu pasti sangat sulit. Tapi, akhirnya Rully bisa menemukan seseorang yang mau mensponsori dan memberikan uangnya. Terima kasih Rullly atas kerja kerasnya,” kata Petar.
Rully bertekad untuk mendapatkan uang, karena konsorsioum belum juga mengeluarkan dananya. Karena, jika tidak mendapatkan uang untuk membayar gaji, pemain tidak akan berlatih dan mungkin para staff juga sulit untuk bekerja.
“Kami berharap agar konsorsium bisa menyadari situasi di sini. Semoga konsorsium segera mungkin membayar gaji yang masih ada dua bulan, agar pemain dan staff PSM fokus pada tanggung jawab masing-masing,” harap pelatih asal Kroasia itu.
Petar berharap, pemain kini bisa lebih fokus pada sepakbola dan dua dua laga terakhir melawan Bontang FC dan Persema Malang. PSM harus berjuang meraih hasil postif di dua laga tersebut agar bisa tetap berada di lima besar. (nda) (nda/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












