Ganjar Mukti Anggap Wajar Tingginya Intensitas Latihan Pramusim Arema
Serafin Unus Pasi | 27 Januari 2020 21:59
Bola.net - Ganjar Mukti Muhardiyana angkat bicara soal sesi latihan intensif yang dilakukan timnya jelang musim 2020. Penggawa Arema FC ini menyebut bahwa beratnya latihan yang harus dijalani merupakan hal yang wajar sebagai bentuk persiapan pramusim.
"Sebagai ajang pramusim, intensitas latihan yang sangat tinggi ini merupakan hal wajar. Ibaratnya, kami isi bensin untuk mengarungi musim 2020," ucap Ganjar.
"Apalagi, musim 2020 ini kan sudah akan dimulai. Jadi menurut saya, ini merupakan hal yang sangat positif. Ibarat, sebelum bepergian harus mengisi bensin dulu," sambungnya.
Selain itu, menurut Ganjar, sesi persiapan yang dilakukan ini tak sekadar menyentuh aspek fisik. Ada hal lain yang juga dipoles pada sesi persiapan pramusim ini.
"Tak hanya meningkatkan kondisi fisik, persiapan ini juga meningkatkan chemistry antarpemain. Apalagi, di tim ini banyak pemain baru," tuturnya.
"Jadi, ini juga merupakan ajang pemain baru, termasuk saya, untuk beradaptasi," ia menambahkan.
Sebelumnya, Arema FC sudah hampir dua pekan ini menggelar persiapan pramusim mereka. Sepekan di antaranya, Arema menggelar pemusatan latihan, yang dihelat di kompleks Kusuma Agrowisata, Kota Batu.
Dalam agenda pemusatan latihan tersebut, para penggawa Arema mendapat gemblengan fisik melalui program yang intens. Bahkan, kabarnya, intensitas latihan fisik ini merupakan yang paling tinggi bagi beberapa pemain selama karirnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Latihan Paling Intensif
Ganjar menyebut, dalam setiap klub yang ia bela, sesi pramusim pastilah diisi latihan intensif. Namun, menurut prajurit Kostrad TNI AD ini, latihan fisik di Arema merupakan yang paling berat.
"Dalam pramusim, di manapun pasti seperti ini. Namun, mungkin intensitas di Arema ini lebih tinggi daripada di klub-klub saya sebelumnya," kata Ganjar.
Namun, kendati berat, Ganjar mengaku tak mempermasalahkan tingginya intensitas latihan yang harus dijalani. Pemain berusia 27 tahun tersebut menganggap beratnya latihan yang dilakoni bakal menjadi bekal bermanfaat bagi para pemain.
"Saya berpikir bahwa latihan berat ini akan kembali kepada diri saya sendiri. Kondisi fisik saya pasti akan terdampak positif," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 19:55
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23












