Gara-Gara Gaji, Persiapan Persema Terhambat
Editor Bolanet | 21 Juni 2012 07:33
- Persiapan Persema Malang untuk menjamu Persija Jakarta IPL dalam lanjutan Indonesia Premier League, Minggu (24/6) nanti terancam terhambat. Pasalnya hingga saat ini persoalan gaji para pemain Persema masih belum sepenuhnya tuntas.
Pelatih Persema Slave Radovski mengakui bahwa ancaman mogok Bima Sakti dkk karena gaji tiga bulan yang belum dibayarkan oleh konsorsium cukup mengganggu persiapan anak asuhnya yang akan menghadapi Persija.
Kami khawatir kalau pemain benar-benar mewujudkan ancamannya untuk mogok tanding. Padahal, kami menargetkan poin sempurna untuk laga kandang yang tersisa sebelum mengakhiri kompetisi, tegasnya.
Hanya saja, dirinya tidak bisa mencegah aksi mogok pemain. Yang bisa ia lakukan hanya berharap para pemain mengurungkan niatnya untuk mogok, sebab mogok tanding justru akan merugikan tim.
Apapun kondisi pemain dan tim saat ini, saya pasti akan berupaya maksimal tetap mempersiapkan timnya secara matang untuk menghadapi laga-laga berikutnya, tandasnya.
Sementara itu, manajer Persema, Asmuri mengakui bahwa pihaknya tidak bisa menghalangi keinginan para pemain untuk melakukan aksi mogok tanding tersebut. Sebabnya manajemen juga belum bisa memenuhi kewajiban untuk segera membayar gaji para pemain sesuai kontrak.
Dalam kondisi seperti sekarang ini, menurut Asmuri, seharusnya konsorsium IPL terbuka dan bicara apa adanya pada manajemen maupun pemain.
Jika tidak mampu membayar gaji pemain, ya bilang saja secara terbuka, jangan hanya janji-janji dan harapan kosong saja, tegasnya. (ant/dzi)
Pelatih Persema Slave Radovski mengakui bahwa ancaman mogok Bima Sakti dkk karena gaji tiga bulan yang belum dibayarkan oleh konsorsium cukup mengganggu persiapan anak asuhnya yang akan menghadapi Persija.
Kami khawatir kalau pemain benar-benar mewujudkan ancamannya untuk mogok tanding. Padahal, kami menargetkan poin sempurna untuk laga kandang yang tersisa sebelum mengakhiri kompetisi, tegasnya.
Hanya saja, dirinya tidak bisa mencegah aksi mogok pemain. Yang bisa ia lakukan hanya berharap para pemain mengurungkan niatnya untuk mogok, sebab mogok tanding justru akan merugikan tim.
Apapun kondisi pemain dan tim saat ini, saya pasti akan berupaya maksimal tetap mempersiapkan timnya secara matang untuk menghadapi laga-laga berikutnya, tandasnya.
Sementara itu, manajer Persema, Asmuri mengakui bahwa pihaknya tidak bisa menghalangi keinginan para pemain untuk melakukan aksi mogok tanding tersebut. Sebabnya manajemen juga belum bisa memenuhi kewajiban untuk segera membayar gaji para pemain sesuai kontrak.
Dalam kondisi seperti sekarang ini, menurut Asmuri, seharusnya konsorsium IPL terbuka dan bicara apa adanya pada manajemen maupun pemain.
Jika tidak mampu membayar gaji pemain, ya bilang saja secara terbuka, jangan hanya janji-janji dan harapan kosong saja, tegasnya. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persema Berharap Tampil di Piala Presiden
Bola Indonesia 23 Januari 2017, 17:08
-
Persema Tetap Persiapkan Diri Sebaik Mungkin
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 16:27
-
Status Keanggotaan Dipulihkan, Persema Bersyukur
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 13:05
-
Persema Malang Harap Bisa Bermain di Naungan PSSI
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 23:18
-
Persema dan Persibo Lolos ke Divisi Utama?
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 22:44
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














