Gerbong Balkan dan Misi Penyelamatan: Cara Persis Solo Bertahan dari Ancaman Degradasi BRI Super League
Asad Arifin | 27 Januari 2026 20:08
Bola.net - Persis Solo berada dalam situasi genting pada paruh musim BRI Super League 2025/2026. Laskar Sambernyawa gagal tampil konsisten dan terlalu lama berkutat di papan bawah klasemen.
Performa Persis pada putaran pertama jauh dari kata meyakinkan. Tim kebanggaan publik Manahan itu bahkan sempat melewati 15 pertandingan beruntun tanpa satu pun kemenangan.
Kondisi tersebut membuat Persis nyaris tak pernah lepas dari zona degradasi. Tekanan semakin besar karena kompetisi berjalan ketat dan margin poin di papan bawah sangat tipis.
Dalam kondisi krusial inilah Persis mulai melakukan manuver. Bursa transfer paruh musim dijadikan salah satu instrumen utama untuk menyelamatkan klub dari ancaman turun kasta.
Pergantian Pelatih dan Awal Operasi Penyelamatan

Langkah paling fundamental yang diambil Persis adalah pergantian pelatih. Peter de Roo didepak setelah gagal mengangkat performa tim sesuai ekspektasi manajemen.
Persis lalu menunjuk Milomir Seslija, sosok yang tidak asing dengan misi penyelamatan. Pelatih asal Bosnia tersebut pernah membawa Persis lolos dari degradasi pada musim 2023/2024.
Kembalinya Milomir Seslija bukan sekadar pergantian figur, melainkan perubahan arah. Ia datang dengan pendekatan pragmatis, fokus pada stabilitas permainan dan hasil jangka pendek.
Penunjukan Milomir juga menjadi sinyal kuat bahwa Persis tidak ingin berjudi. Klub memilih sosok yang terbukti mampu bekerja di bawah tekanan ekstrem.
Gerbong Balkan dan Tambahan Lokal Penentu Nasib

Setelah pelatih, Persis bergerak agresif di bursa transfer dengan mendatangkan pemain asing dari kawasan Balkan. Nama-nama seperti Vukasin Vranes (Serbia), Dusan Mijic (Serbia), Miroslav Maricic (Serbia), dan Luka Dumancic (Kroasia) menjadi tulang punggung baru proyek ini.
Seluruh pemain tersebut belum pernah bermain di Indonesia. Persis berharap aspek kebaruan, fisik kuat, dan disiplin taktik ala Eropa Timur mampu mengubah karakter permainan tim.
Masuknya pemain Balkan juga menunjukkan keselarasan visi dengan Milomir Seslija. Adaptasi diharapkan lebih cepat karena kesamaan filosofi sepak bola dan komunikasi yang lebih cair.
Di sisi lain, Persis tidak melupakan pemain lokal. Yabes Roni dan Alfrianto Nico direkrut untuk memperkaya opsi di sektor bek sayap, sementara Kadek Raditya diharapkan memberi fleksibilitas karena bisa bermain di dua posisi krusial.
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Baca Ini Juga:
Bernardo Tavares Puji Rachmat Irianto, Sebut Maradona Persebaya
Bojan Hodak Siapkan Perlakuan Khusus untuk Layvin Kurzawa, Belajar dari Kasus Federico Barba dan Stefano Beltrame
Cerita di Balik Negosiasi Singkat Kepindahan Shayne Pattynama dari Buriram United ke Persija, Terpukau dengan Reputasi Macan Kemayoran
Gabung Persija Jakarta, Shayne Pattynama: Ini Klub Terbesar di Indonesia
BRI Super League: Sambutan Hangat dan Harapan Kapten Persib pada Layvin Kurzawa dan Dion Markx
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Haiti vs Skotlandia: John McGinn
Piala Dunia 14 Juni 2026, 11:44
-
Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
Piala Dunia 13 Juni 2026, 05:40
LATEST UPDATE
-
Login! Tottenham Coba Tikung MU untuk Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 17 Juni 2026, 18:35
-
Bernardo Silva Resmi Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 17 Juni 2026, 17:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Skotlandia vs Maroko 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 17:21
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Australia 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 16:59
-
Catatan Menarik Austria vs Yordania: Arnautovic Cetak Sejarah
Piala Dunia 17 Juni 2026, 15:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













