Habil Marati Dianggap Salah Satu Handicap Timnas
Editor Bolanet | 4 November 2012 06:40
- Manajemen Timnas Indonesia mendapat kritikan keras. Salah satu sasaran kritikan keras tersebut adalah Manajer Timnas Senior, Habil Marati. Habil, dengan segala kontroversinya, dianggap menjadi salah satu handicap Timnas Senior.
Menurut Direktur LSM Sepakbola Menuju Prestasi Tertinggi(SEMPRIT), Ari Wibowo, manajemen yang diterapkan Habil di Timnas Senior sangat lemah. Terlebih lagi, politisi PPP ini juga kerap mengumbar statemen, yang tak berdasar, di media.
Dia (Habil, red) banyak janji lemah eksekusi. Dia sering melangkahi manajemen dan pelatih. Dia lebih banyak mendengar masukan Rudolph Yesayas ketimbang berbicara dengan manajemen Timnas lainnya, seperti Direktur Operasional Timnas, Ferry Kodrat, kritik Ari, seperti diungkapkan pada .
Dia nggak bisa melepaskan baju politikus yang memburu popularitas dalam mengeluarkan statemen. Sesuatu yang belum fix secara hitam di atas putih sebaiknya tak buru-buru dia publish, sambung mantan CEO Persiraja Banda Aceh ini.
Ari kemudian menyarankan agar Habil mundur dari jabatannya sebagai Manajer Timnas Senior. Pasalnya, dia sudah tiga kali gagal memenuhi janjinya mendatangkan lawan tanding berkualitas bagi Skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia.
Habil mundur saja dari Timnas. Ini jauh lebih baik ketimbang banyak pihak yang menganggap kinerja PSSI amburadul, tandas mantan GM PSIS Semarang ini. (den/row)
Menurut Direktur LSM Sepakbola Menuju Prestasi Tertinggi(SEMPRIT), Ari Wibowo, manajemen yang diterapkan Habil di Timnas Senior sangat lemah. Terlebih lagi, politisi PPP ini juga kerap mengumbar statemen, yang tak berdasar, di media.
Dia (Habil, red) banyak janji lemah eksekusi. Dia sering melangkahi manajemen dan pelatih. Dia lebih banyak mendengar masukan Rudolph Yesayas ketimbang berbicara dengan manajemen Timnas lainnya, seperti Direktur Operasional Timnas, Ferry Kodrat, kritik Ari, seperti diungkapkan pada .
Dia nggak bisa melepaskan baju politikus yang memburu popularitas dalam mengeluarkan statemen. Sesuatu yang belum fix secara hitam di atas putih sebaiknya tak buru-buru dia publish, sambung mantan CEO Persiraja Banda Aceh ini.
Ari kemudian menyarankan agar Habil mundur dari jabatannya sebagai Manajer Timnas Senior. Pasalnya, dia sudah tiga kali gagal memenuhi janjinya mendatangkan lawan tanding berkualitas bagi Skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia.
Habil mundur saja dari Timnas. Ini jauh lebih baik ketimbang banyak pihak yang menganggap kinerja PSSI amburadul, tandas mantan GM PSIS Semarang ini. (den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chelsea Cari Pelatih Permanen, Xavi Jadi Kandidat Kuat
Liga Inggris 6 Mei 2026, 00:30
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
-
Hasil Borneo FC vs Persita: Pesut Etam Perkasa di Kandang
Bola Indonesia 5 Mei 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18



















