Hanya Seri Lawan Persis Solo, Pelatih Persipasi Kecewa
Editor Bolanet | 1 April 2012 02:45
- Kekecewaan nampak jelas di wajah pelatih Persipasi Bekasi, Warta Kusuma. Hanya mampu bermain imbang, 0-0, di laga perdana putaran kedua Divisi Utama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (31/3) petang.
“Bagaimana mungkin kami bisa mewujudkan kemenangan di tengah kondisi pemain yang tidak gajian selama tiga bulan. Saya pastikan, siapapun pelatihnya, Jose Mourinho tidak akan mampu. Ini membuat kami (tim pelatih) kebingungan. Sebab, sangat mempengaruhi daya juang pemain, terang Warta Kusuma kepada usai pertandingan.
Sedikitnya, tercatat tujuh peluang penting dimiliki Persipasi yang seharusnya dapat berbuah menjadi gol. Sayangnya, meski menurunkan tiga striker sekaligus, Rodriguez Wallace Da Silva, Mansyur dan Iqbal Kurniawan, gawang Persis yang dikawal Sandi Firmansyah masih aman.
Setelah menarik Iqbal keluar dan digantikan dengan Eka Santika, tetap saja tidak ada perubahan. Penyelesaian akhir pemain sangat lemah. Mereka seolah kebingungan untuk mengeksekusi bola, lanjutnya.
Terlebih, kondisi diperparah dengan barisan depan yang tidak maksimal mendapatkan suplai bola dari barisan tengah yang digalang Agus Supriyanto, Bayu Prada, Andi Dian Rinaldi dan Munirul Islam. Itu karena tidak adanya Stephen Nagbe Mennoch akibat hijrah ke Persiraja Banda Aceh.
Harus diakui, kehilangan Mennoch mengurangi kekuatan kami hingga 80 persen. Sejauh ini, Mennoch sukses sebagai pengoper bola yang handal untuk striker kami, terangnya.
Ke depannya, kondisi seperti ini tidak boleh terulang. Sebab, kami memiliki peluang besar menjadi juara. Kami harap, para pemain tidak kehilangan fokus menghadapi putaran kedua,” jelasnya.
“Bagaimana mungkin kami bisa mewujudkan kemenangan di tengah kondisi pemain yang tidak gajian selama tiga bulan. Saya pastikan, siapapun pelatihnya, Jose Mourinho tidak akan mampu. Ini membuat kami (tim pelatih) kebingungan. Sebab, sangat mempengaruhi daya juang pemain, terang Warta Kusuma kepada usai pertandingan.
Sedikitnya, tercatat tujuh peluang penting dimiliki Persipasi yang seharusnya dapat berbuah menjadi gol. Sayangnya, meski menurunkan tiga striker sekaligus, Rodriguez Wallace Da Silva, Mansyur dan Iqbal Kurniawan, gawang Persis yang dikawal Sandi Firmansyah masih aman.
Setelah menarik Iqbal keluar dan digantikan dengan Eka Santika, tetap saja tidak ada perubahan. Penyelesaian akhir pemain sangat lemah. Mereka seolah kebingungan untuk mengeksekusi bola, lanjutnya.
Terlebih, kondisi diperparah dengan barisan depan yang tidak maksimal mendapatkan suplai bola dari barisan tengah yang digalang Agus Supriyanto, Bayu Prada, Andi Dian Rinaldi dan Munirul Islam. Itu karena tidak adanya Stephen Nagbe Mennoch akibat hijrah ke Persiraja Banda Aceh.
Harus diakui, kehilangan Mennoch mengurangi kekuatan kami hingga 80 persen. Sejauh ini, Mennoch sukses sebagai pengoper bola yang handal untuk striker kami, terangnya.
Ke depannya, kondisi seperti ini tidak boleh terulang. Sebab, kami memiliki peluang besar menjadi juara. Kami harap, para pemain tidak kehilangan fokus menghadapi putaran kedua,” jelasnya.
(esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
Piala Dunia 16 Juni 2026, 10:33
-
Kata-Kata Pelatih Spanyol Usai Timnya Ditahan Imbang Cape Verde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:46
-
Cape Verde Buktikan Sepak Bola Bukan Milik Negara Itu-Itu Saja
Piala Dunia 16 Juni 2026, 08:15
-
Man of the Match Arab Saudi vs Uruguay: Federico Valverde
Piala Dunia 16 Juni 2026, 07:29
-
Membedah Alasan Belanda Gagal Menang Lawan Jepang: Salah Ronald Koeman?
Piala Dunia 16 Juni 2026, 07:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










