Hasil Pertandingan AS Roma vs SPAL: 0-2
Serafin Unus Pasi | 20 Oktober 2018 22:01
Bola.net - - SPAL Hentikan Tren Positif AS Roma
Raksasa Serie A gagal melanjutkan tren positif mereka di ajang Serie A. Menjamu SPAL pada pertandingan giornata ke 9, Il Lupi harus menelan kekalahan 2-0 di depan pendukung mereka sendiri.
Gol SPAL Dicetak oleh penalti Andre Petagna di menit 38 sebelum Kevin Bonifazi menggandakan keunggulan tim tamu di menit 56.
Babak Pertama
Bermain di depan para pendukung mereka sendiri, AS Roma tampil agresif. Mereka tampil menyerang semenjak menit awal pertandingan.
Dalam lima menit pertama, Il Lupi sudah mengancam gawang SPAL sebanyak tiga kali melalui tembakan Stephan El Sharaawy, Cengiz Under dan Edin Dzeko, namun pertahanan rapat SPAL Sukses menghalau peluang itu menjadi gol.
Dominasi Roma atas tim tamu terus berlanjut. Mereka terus membombardir gawang SPAL melalui pergerakan dua sayap mereka dan Edin Dzeko, namun masih sulit untuk menjebol gawang SPAL. Alessandro Florenzi juga sempat mengancam gawang SPAL di menit 36, namun peluang itu gagal dikonversi menjadi gol.
Asik menyerang, AS Roma mendapatkan hadiah penalti di menit 47, setelah Luca Pellegrini melanggar Manuel Lazzarri di kotak terlarang Roma. Andrea Petagna yang ditunjuk menjadi eksekutor menuntaskan tugasnya dengan baik sehingga tim tamu unggul 1-0 atas AS Roma.
Kebobolan satu gol AS Roma kembali meningkatkan tempo permainan mereka untuk mengejar ketertinggalan. Namun hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor tetap 1-0 untuk keunggulan SPAL.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, AS Roma tetap tampil agresif. Mereka terus menekan pertahanan SPAL demi mengejar ketertinggalan mereka di babak pertama.
9 menit babak kedua berjalan, Il Lupi mendapatkan peluang emas setelah Edin Dzeko mendapatkan bola di kotak penalti dan melepaskan tembakan jarak dekat. Namun sayang bola masih melebar sehingga Roma gagal menyamakan kedudukan.
Asik menyerang, gawang Roma malah bobol lagi di menit 56. Melalui skema speak pojok, Kevin Bonifazi sukses menanduk umpan Mirko Valdifiori sehingga kedudukan berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan SPAL.
Tertinggal dua gol nampaknya mulai menggoyahkan permainan Roma. Alhasil SPAL melalui serangan baliknya kerap membuat pertahanan tuan rumah kelabakan.
Melihat situasi yang tidak kondusif ini, Eusebio Di Francesco memutuskan melakukan pergantian pemain. Ia menarik keluar Bryan Cristante, Cengiz Under dan Luca Pellegrini untuk digantikan Justin Kluivert, Ante Coric dan Javier Pastore.
Di kubu tim lawan, Leonardo Semplici juga melakukan pergantian dimana ia menarik keluar Alberto Paloschi dan Mirko Valdifiori dengan Everton Luiz dan Mohamed Fares.
Di menit 75, SPAL harus bermain dengan 10 pemain setelah Vanja Milinkovic-Savic mendapatkan kartu kuning kedua. Alhasil Semplici harus menarik keluar Alfred Gomis untuk digantikan dengan Mattia Valoti.
Masuknya beberapa pemain AS Roma ini membuat lini serang Il Lupi semakin bergairah menyerang. Mereka semakin agresif dalam menyerang, namun SPAL bermain dengan rapat sehingga peluang-peluang tersebut tidak ada yang berbuah menjadi gol.
Jual beli serangan terus berlanjut hingga jelang akhir laga. Di masa injury time kedua tim mendapatkan peluang matang melalui sundulan Edin Dzeko dan Andrea Petagna, namun kiper kedua tim memberikan respon yang positif sehingga dua peluang tersebut tidak membuahkan gol. Skor 2-0 bertahan hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Berkat hasil ini, AS Roma masih tertahan di peringkat 6 klasemen sementara Serie A sementara SPAL naik satu peringkat ke peringkat 13.
Susunan Pemain Kedua Tim
AS Roma (4-3-3): Olsen; Pellegrini, Marcano, Fazio, Florenzi; N'Zonzi, Christante (Kluiver 59'); El Shaarawy, L.Pellegrini (Pastore 78'), Under (Coric 71'); Dzeko
SPAL (3-5-2): Milinkovic-Savic; Bonifazi, Vicari, Cionek; Costa, Missiroli, Valdifiori (Fares 70') , Valoti (Gomis 79'), Lazzari; Paloschi (Luiz 66'), Petagna
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
Liga Italia 21 April 2026, 07:29
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59






