HT Review: Persebaya Sementara Ungguli Semen Padang
Editor Bolanet | 20 Juni 2012 16:57
Sepinya Gelora Bung Tomo (GBT) tak membuat Persebaya tampil melempem. Mereka langsung menggebrak dan laga baru berjalan semenit mereka memberi ancaman ketika crossing Fernando Soler menerpa mistar. Tiga menit kemudian, Persebaya kembali mengancam melalui Mario Karlovic. Akan tetapi kali ini tendangan gelandang Australia itu masih melambung di atas mistar.
Tim tamu yang lebih mengandalkan serangan melalui Ellie Aiboy tak banyak berkutik. Setiap pergerakan dan umpan winger veteran itu masih bisa dibaca oleh tuan rumah. Selama 10 menit laga berjalan, tercatat hanya satu peluang saja yang mereka dapatkan yakni di menit ke-9. Namun Ellie yang terkawal usai menerima umpan Edward Wilson Junior gagal memanfaatkannya. Bola masih melambung jauh.
Sekitar semenit kemudian atau tepatnya di menit ke 11 Bajul Ijo membuka keunggulan mereka. Berawal dari kejelian Fernando Soler yang mengirimkan umpan terobosan, Mat Halil berdiri bebas. Setelah menaklukkan Jandia Eka Putra, Halil pun melepaskan tendangan ke gawang Semen Padang. Skor berubah, 1-0 untuk tuan rumah.
Tertinggal, tak membuat Semen Padang diam begitu saja. Serangan balasan yang mereka lancarkan memang belum membuahkan gol. Namun upaya mereka membuat Persebaya kelabakan dan mendapatkan dua kartu kuning.
Kartu kuning pertama dikeluarkan wasdit Abdul Malik untuk Jusmadi usai melanggar Ferdinand Sinaga di menit ke-17. Selanjutnya di menit ke-24, giliran Otavio Dutra yang mendapatkan kartu peringatan usai sepakan clearence yang ia lakukan malah mendarat di dagu Ellie Aiboy.
Semen Padang terus menekan dan di menit ke-32 mereka mendapatkan peluang emas. Sebuah tendangan keras dilepaskan Ferdinand Sinaga dari jarak 30 meter. Jika bukan karena mistar, gawang Endra Prasetya bisa saja bobol.
Gawang Persebaya akhirnya bobol di injury time babak pertama ini. Berawal dari set piece Esteban Vizcarra mampu mengarahkan bola ke dalam gawang Endra. Akan tetapi wasit menganulir gol tersebut. Sebab hakim garis sudah mengangkat bendera sebelum Esteban menyundul bola. Skor 1-0 pun tak berubah hingga kedua tim turun minum.
Susunan Pemain:
Persebaya: Endra Prasetya (GK), Yusuf Hamzah, Otavio Dutra, Rivelino Ardiles, Erol Iba (C), Taufiq, Jusmadi, Mario Karlovic, Mat Halil, Feri Ariawan, Fernando Soler
Pelatih: Divaldo Alves
Semen Padang: Jandia Eka Putra (GK), Abdulrahman, Saefulloh, Henki Ardiles, Tomy Rifka, Yu Hyun Ko, M Rizal, Elie Aiboy, Esteban Viscarra, Edward Wilson Junior, Ferdinand Sinaga
Pelatih: Suhatman Iman (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persija Jakarta 22 Desember 2025
Bola Indonesia 21 Desember 2025, 17:11
-
Bencana Alam Sumatra Tak Pengaruhi Jadwal Pertandingan BRI Super League 2025/26
Bola Indonesia 19 Desember 2025, 20:35
-
BRI Super League: 6 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Persija Hadapi Semen Padang
Bola Indonesia 18 Desember 2025, 23:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









