Huistra Mengaku Kesulitan Kembangkan Sepakbola Indonesia
Editor Bolanet | 9 Desember 2014 15:25
- Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap sepakbola membuat Direktur Teknik Timnas Indonesia Khusus Usia Muda, Pieter Huistra terkejut. Karena itu, ia sangat bersemangat dalam mengembangkan sepakbola di tanah air.
Sepakbola nomor satu di Indonesia. Masyarakat begitu mencintai olahraga ini. Jika dikelola dengan baik, Indonesia punya pemain muda potensial. Saya di sini untuk membantu mengembangkan sepakbola usia muda, grassroot, dan juga di beberapa hal terkait sepakbola, ujar Huistra.
Indonesia sendiri punya banyak pemain berpotensi. Tapi negara ini sangat besar dan membuat sedikit sulit. Kami butuh banyak orang untuk membantu agar terwujud karena tidak bisa dilakukan hanya dengan 10 orang, tambahnya.
Lebih jauh dikatakan Huistra, masih butuh banyak waktu untuk melakukan kunjungan ke beberapa tempat. Utamanya, yang berkaitan dengan sepakbola.
Saya perlu lebih banyak waktu juga untuk bertanya dan berbicara soal banyak hal. Dari situ, saya akan mendapat gambaran tentang Indonesia yang sesungguhnya, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Sepakbola nomor satu di Indonesia. Masyarakat begitu mencintai olahraga ini. Jika dikelola dengan baik, Indonesia punya pemain muda potensial. Saya di sini untuk membantu mengembangkan sepakbola usia muda, grassroot, dan juga di beberapa hal terkait sepakbola, ujar Huistra.
Indonesia sendiri punya banyak pemain berpotensi. Tapi negara ini sangat besar dan membuat sedikit sulit. Kami butuh banyak orang untuk membantu agar terwujud karena tidak bisa dilakukan hanya dengan 10 orang, tambahnya.
Lebih jauh dikatakan Huistra, masih butuh banyak waktu untuk melakukan kunjungan ke beberapa tempat. Utamanya, yang berkaitan dengan sepakbola.
Saya perlu lebih banyak waktu juga untuk bertanya dan berbicara soal banyak hal. Dari situ, saya akan mendapat gambaran tentang Indonesia yang sesungguhnya, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
Djohar Bantah PSSI Tak Transparan Soal Keuangan
Diminta PSSI, Boy Rafli Amar Tunggu Arahan Kapolri
Tujuh Klub Terancam Dilarang Tampil di ISL Musim Depan
FDSI: Ini Kemenangan Bagi Pecinta Sepakbola Nasional
FDSI: Pelan-pelan, Kebenaran Pasti Yang Akan Menang
KIP Putuskan PSSI Adalah Badan Publik
Djohar: PSSI Tak Pecat Riedl
Perangi Match Fixing, PSSI Bentuk Badan Intelejen
Djohar Arifin: PSSI Berkomitmen Perangi Judi dan Match Fixing
Pieter Huistra, Direktur Teknik PSSI Yang Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














