Ibnu: Saya Tak Mau Membuktikan Apapun
Editor Bolanet | 24 Februari 2013 18:20
- Menang besar pada laga debutnya bersama Persebaya Surabaya bagi Ibnu Grahan bukanlah pembuktian apa pun. Baginya kemenangan lima gol tanpa balas atas Bontang FC ini adalah hasil kerja keras.
Suara sumbang memang datang ke Persebaya begitu Ibnu Grahan ditunjuk sebagai pelatih kepala musim ini. Meski Arek Suroboyo asli, track record Ibnu yang belum pernah melatih tim divisi kasta tertinggi membuatnya dipandang sebelah mata.
Saya tak mau membuktikan apa pun. Saya hanya ingin bekerja keras dan tim juga bekerja keras, tegas Ibnu dalam sesi jumpa pers pasca laga yang digelar di Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (24/02).
Pelatih yang memegang lisensi A AFC ini tetap merendah. Ia menegaskan bahwa timnya kali ini bukanlah racikan murni dirinya. Perubahan dengan masuknya Goran Gancev dan beberapa pemain lainnya menurut Ibnu tidak mengubah karakter permainan tim yang sudah terbentuk.
Saya hanya meneruskan apa yang sudah dibangun Coach Aji (Santoso) dan Divaldo (Alves), lanjutnya. Bagi Ibnu ia hanya mengubah sedikit pola permainan saja. Yakni pola possession to possession menjadi possession to pressure. (fjr/dzi)
Suara sumbang memang datang ke Persebaya begitu Ibnu Grahan ditunjuk sebagai pelatih kepala musim ini. Meski Arek Suroboyo asli, track record Ibnu yang belum pernah melatih tim divisi kasta tertinggi membuatnya dipandang sebelah mata.
Saya tak mau membuktikan apa pun. Saya hanya ingin bekerja keras dan tim juga bekerja keras, tegas Ibnu dalam sesi jumpa pers pasca laga yang digelar di Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (24/02).
Pelatih yang memegang lisensi A AFC ini tetap merendah. Ia menegaskan bahwa timnya kali ini bukanlah racikan murni dirinya. Perubahan dengan masuknya Goran Gancev dan beberapa pemain lainnya menurut Ibnu tidak mengubah karakter permainan tim yang sudah terbentuk.
Saya hanya meneruskan apa yang sudah dibangun Coach Aji (Santoso) dan Divaldo (Alves), lanjutnya. Bagi Ibnu ia hanya mengubah sedikit pola permainan saja. Yakni pola possession to possession menjadi possession to pressure. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ibnu Grahan Benarkan Ada Tawaran dari Persegres
Bola Indonesia 4 Januari 2017, 16:08
-
Ibnu Grahan Kandidat Kuat Pelatih Persegres
Bola Indonesia 3 Januari 2017, 11:18
-
Ibnu Grahan Bisa Jadi Asisten McMenemy
Bola Indonesia 24 Desember 2016, 13:57
-
Bhayangkara FC Harus Lebih Tangguh Lagi
Bola Indonesia 22 Desember 2016, 12:34
-
Ibnu Grahan Layak Dipertahankan Bhayangkara FC
Bola Indonesia 22 Desember 2016, 11:44
LATEST UPDATE
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
-
Spanyol Memang Sebagus Itu
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:59
-
Ferran Torres, Ia yang Terus Melangkah hingga Takdir Menemukan Namanya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:44
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











