Igor Tudor di Juventus: Dari Pemain Cadangan hingga Perselisihan dengan Pirlo
Aga Deta | 23 Maret 2025 06:32
Bola.net - Igor Tudor adalah sosok yang tidak asing bagi Juventus. Ia pernah bermain sebagai bek dan juga menjadi asisten pelatih di klub tersebut.
Kini, Tudor dikabarkan menjadi kandidat utama untuk menggantikan Thiago Motta. Juventus juga mempertimbangkan Roberto Mancini sebagai opsi lain.
Sebagai pemain, Tudor menghabiskan lebih dari tujuh tahun di Turin. Ia mencatatkan 174 penampilan dan mencetak 21 gol untuk Juventus.
Namun, karier kepelatihannya di Juventus tidak berjalan mulus. Ia mengalami ketegangan dengan Andrea Pirlo saat menjadi asisten pelatih pada musim 2020/2021.
Karier Tudor sebagai Pemain Juventus

Tudor bergabung dengan Juventus pada 1998 dan bertahan hingga 2005. Ia lebih sering berperan sebagai pemain cadangan, tetapi tetap memberikan kontribusi penting.
Salah satu momennya yang paling diingat adalah gol kemenangan melawan Deportivo La Coruna di Liga Champions 2003. Gol itu membantu Juventus lolos ke fase gugur.
Selama bermain di Turin, Tudor memenangkan dua gelar Serie A dan dua trofi Supercoppa Italiana. Ia juga tampil di final Liga Champions 2003, meski Juventus kalah dari AC Milan.
Pengalaman Buruk Sebagai Asisten Pirlo

Setelah pensiun, Tudor kembali ke Juventus pada 2020 sebagai bagian dari staf kepelatihan Andrea Pirlo. Namun, pengalaman ini tidak sesuai dengan harapannya.
Musim itu, Juventus berhasil memenangkan Coppa Italia dan lolos ke Liga Champions. Meski begitu, Tudor merasa perannya kurang dihargai.
"Musim ini sulit, tapi kami tetap lolos ke Liga Champions dan memenangkan Coppa Italia. Tapi kami tetap dipecat. Saya kecewa," kata Tudor di akhir musim 2020/2021.
Ketegangan dengan Pirlo dan Keputusan Besar
Tudor merasa tidak diberikan posisi yang jelas di staf kepelatihan. Pirlo lebih mempercayai Roberto Baronio dan seorang analis lainnya.
"Pirlo yang memanggil saya ke Juventus. Tapi dia juga membawa teman dekatnya, Baronio, dan seorang analis. Kami semua ditempatkan di level yang sama," ujarnya.
"Itu tidak benar, karena saya adalah seorang pelatih. Tapi saya menerimanya karena ini adalah Juventus," tambah Tudor.
Setelah pengalaman ini, Tudor memutuskan untuk tidak lagi menjadi asisten pelatih. Ia kini lebih fokus membangun karier sebagai pelatih kepala.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Ghana vs Panama: Antoine Semenyo
Piala Dunia 18 Juni 2026, 10:56
-
Ronaldo Masuk Daftar, Ini 5 Pemain Tertua yang Tampil di Piala Dunia
Piala Dunia 18 Juni 2026, 09:54
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 20:20
-
Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
Tim Nasional 18 Juni 2026, 20:11
-
Diincar MU, Berlian Muda Barcelona Ini Siap Cabut ke Old Trafford?
Liga Inggris 18 Juni 2026, 19:30
-
Gagal Latih MU, Ole Gunnar Solskjaer Bakal Latih Klub EPL Ini?
Liga Inggris 18 Juni 2026, 19:00
-
Resmi! Real Madrid Perkenalkan Ibrahima Konate Sebagai Rekrutan Baru
Liga Spanyol 18 Juni 2026, 18:19
-
Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
Piala Dunia 18 Juni 2026, 15:54
-
Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
Piala Dunia 18 Juni 2026, 15:45
-
Imam Sudjarwo Lepas Timnas Voli Putra Indonesia dan Putri U-18
Voli 18 Juni 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









