Imran: Pemain Terpancing Emosi, Skema Berantakan
Editor Bolanet | 31 Agustus 2013 21:50
- PSM Makassar hanya bermain imbang 2-2 saat menghadapi tim amatir Barukang Cambayya (Barca) FC di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (31/8/2013) sore. Hasil ini mengecewakan caretaker pelatih PSM, Imran Amirullah.
Pasalnya, hasil ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan dua laga uji coba sebelumnya. Saat menghadapi tim fans Chelsea, PSM menang besar 14-0. Lalu saat menghadapi tim PPLP, Andi Oddang dkk unggul 5-0.
Memang, Barca FC adalah tim amatir di Sulsel. Namun, tim ini menjadi kuat karena manajer Barca, Nurdin Taqwa, mendatangkan sejumlah pemain nasional seperti Zulkifli Zyukur, , dan Iqbal Samad.
Selain itu, yang membuat Imran kecewa dengan anak asuhnya karena mereka terpancing emosi lawan. Akibatnya, Andi Oddang dkk tidak bisa konsentrasi dan fokus dalam laga.
Pemain terpancing permainan lawan yang keras. Ditambah dengan wasit yang memimpin laga tidak tegas sehingga memancing emosi. Hal ini yang membuat permainan jadi kacau dan tidak bisa menerapkan strategi di lapangan, kata Imran.
Hal ini jelas menjadi evaluasi. Masih banyak yang harus kami benahi. Saya juga harap pemain bisa fokus untuk menatap kompetisi putaran kedua nanti, ujarnya.
Sementara itu, Nurdin yang akrab disapa Bos Udin meragukan kesiapan PSM menghadapi putaran kedua IPL setelah melihat hasil laga tersebut. Ia bahwa mengatakan bahwa PSM masih memiliki banyak kekurangan yang harus dibenahi.
Kalau lawan Barca saja hasilnya seperti ini, bagaimana harus menghadapi lawan yang lebih bagus? Ini menjadi catatan untuk PSM, memang mereka tampil bagus tapi masih ada yang harus benahi. Gelandangnya belum kompak juga pertahanan yang rapuh, ujarnya. (nda/pra)
Pasalnya, hasil ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan dua laga uji coba sebelumnya. Saat menghadapi tim fans Chelsea, PSM menang besar 14-0. Lalu saat menghadapi tim PPLP, Andi Oddang dkk unggul 5-0.
Memang, Barca FC adalah tim amatir di Sulsel. Namun, tim ini menjadi kuat karena manajer Barca, Nurdin Taqwa, mendatangkan sejumlah pemain nasional seperti Zulkifli Zyukur, , dan Iqbal Samad.
Selain itu, yang membuat Imran kecewa dengan anak asuhnya karena mereka terpancing emosi lawan. Akibatnya, Andi Oddang dkk tidak bisa konsentrasi dan fokus dalam laga.
Pemain terpancing permainan lawan yang keras. Ditambah dengan wasit yang memimpin laga tidak tegas sehingga memancing emosi. Hal ini yang membuat permainan jadi kacau dan tidak bisa menerapkan strategi di lapangan, kata Imran.
Hal ini jelas menjadi evaluasi. Masih banyak yang harus kami benahi. Saya juga harap pemain bisa fokus untuk menatap kompetisi putaran kedua nanti, ujarnya.
Sementara itu, Nurdin yang akrab disapa Bos Udin meragukan kesiapan PSM menghadapi putaran kedua IPL setelah melihat hasil laga tersebut. Ia bahwa mengatakan bahwa PSM masih memiliki banyak kekurangan yang harus dibenahi.
Kalau lawan Barca saja hasilnya seperti ini, bagaimana harus menghadapi lawan yang lebih bagus? Ini menjadi catatan untuk PSM, memang mereka tampil bagus tapi masih ada yang harus benahi. Gelandangnya belum kompak juga pertahanan yang rapuh, ujarnya. (nda/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Berikut Daftar 86 Voters untuk KLB PSSI
Bola Indonesia 1 November 2019, 22:57
-
Bentuk Perhatian Caketum PSSI Terhadap Pembinaan Suporter
Bola Indonesia 30 Oktober 2019, 23:29
-
Caketum PSSI Ketuk Hati Voters pada Kongres Pemilihan
Bola Indonesia 29 Oktober 2019, 23:10
-
Kiprah Dedik Setiawan pada Musim Ini Harus Berakhir
Bola Indonesia 29 Oktober 2019, 22:57
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











