Ini Penyebab Performa Persela Tak Stabil
Asad Arifin | 16 Agustus 2017 16:19
Bola.net - - Persela Lamongan menghadapi masa sulit di awal putaran kedua Liga 1. Klub berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut mengalami dua kali kekalahan beruntun saat menghadapi Madura United dan PSM Makassar di pekan ke-18 dan 19.
Akibatnya klub yang bermarkas di Stadion Surajaya, Lamongan ini, kini terjermbab di peringkat lima belas klasemen sementara Liga 1. Padahal pada pekan ke sepuluh, Persela sempat menembus posisi lima besar.
Pelatih Persela, Herry Kiswanto mengungkap penyebab performa timnya tidak stabil dan cenderung naik turun. Menurutnya hal itu disebabkan karena Chairul Huda dan kolega tidak pernah turun dalam komposisi yang komplit.
Faktornya karena pemain kami tidak pernah full tim, tidak pernah lengkap. Kemarin saja pemain yang tidak bisa ikut ada Eka, Samsul Arifin, sama Birul Walidan. Jadi kami gak pernah komplit, ungkap Herkis kepada bola.net, Rabu (16/8).
Menurut mantan pelatih PSS Sleman tersebut, pihaknya bisa menyimpulkan seperti itu karena melihat performa di awal musim penampilan anak asuhnya selalu konsiten. Hal itu juga berdasar hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim pelatih.
Saya ingin seperti waktu awal-awal itu, komplit terus, itu bagus kan, konsisten. Jadi setelah saya evaluasi karena memang ketidakhadiran pemain-pemain kunci itu yang menyebabkan naik turun, imbuhnya.
Meski demikian, Herkis mengaku akan mengingatkan kepada pemainnya untuk tetap tampil konsisten meski tim tidak dalam komposisi terbaik.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







