Ini Strategi Persita Sukses Imbangi Arema Cronus
Editor Bolanet | 18 Agustus 2014 22:18
- Fabio Oliveira membeber strateginya yang sukses menahan Arema Cronus di kandang mereka sendiri, Stadion Kanjuruhan Malang. Menurut Pelatih Persita Tangerang ini, dia meminta anak asuhnya untuk memainkan ritme.
Sejak awal kita sudah tahu Arema akan menekan dari awal. Karenanya kita coba atur ritme permainan, ujar Fabio, pada sesi konferensi pers usai pertandingan.
Saya minta pada pemain agar tak terbawa permainan Arema dan menjadikan pertandingan ini mudah untuk mereka menangi, sambungnya.
Sebelumnya, pada laga lanjutan Indonesia Super League di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (18/08), Persita sukses menahan imbang Arema Cronus. Gol Thierry Gathuessi pada menit ke-70, dibalas Persita melalui sundulan Luis Edmundo, sepuluh menit berselang.
Sementara itu, selain memainkan tempo permainan, Fabio juga menerapkan taktik bertahan pada pertandingan tersebut. Kontra Arema, Pendekar Cisadane -julukan Persita- memasang lima pemain belakang untuk mengawal lini pertahanan.
Meski sekali kecolongan, mereka tampil bagus. Kita memang nggak bisa mengantisipasi serbuan Arema selama 90 menit. Tapi, paling tidak, pada akhirnya kita bisa mencuri gol balasan melalui bola mati, tandas pelatih asal Brasil ini. (den/dzi)
Sejak awal kita sudah tahu Arema akan menekan dari awal. Karenanya kita coba atur ritme permainan, ujar Fabio, pada sesi konferensi pers usai pertandingan.
Saya minta pada pemain agar tak terbawa permainan Arema dan menjadikan pertandingan ini mudah untuk mereka menangi, sambungnya.
Sebelumnya, pada laga lanjutan Indonesia Super League di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (18/08), Persita sukses menahan imbang Arema Cronus. Gol Thierry Gathuessi pada menit ke-70, dibalas Persita melalui sundulan Luis Edmundo, sepuluh menit berselang.
Sementara itu, selain memainkan tempo permainan, Fabio juga menerapkan taktik bertahan pada pertandingan tersebut. Kontra Arema, Pendekar Cisadane -julukan Persita- memasang lima pemain belakang untuk mengawal lini pertahanan.
Meski sekali kecolongan, mereka tampil bagus. Kita memang nggak bisa mengantisipasi serbuan Arema selama 90 menit. Tapi, paling tidak, pada akhirnya kita bisa mencuri gol balasan melalui bola mati, tandas pelatih asal Brasil ini. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Borneo FC vs Persita: Pesut Etam Perkasa di Kandang
Bola Indonesia 5 Mei 2026, 21:01
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














