IPL Review: Laga Panas, PSM Tahan Imbang Persema di Gajayana
Editor Bolanet | 1 Juli 2012 17:45
- Persema Malang hanya bisa bermain imbang tanpa gol ketika menjamu PSM Makassar di Stadion Gajayana, Minggu (01/7).
Berjalan dengan tensi panas dan bentrok pemain dari kedua kubu yang kerap terjadi, kedua tim gagal memaksimalkan peluang yang mereka peroleh.
Menjamu PSM Makassar, pelatih Persema secara mengejutkan tidak menurunkan Irfan Bachdim sebagai starter. Sebagai gantinya, Kim Kurniawan dan Reza Mustofa ditarik maju menemani Emile Bertrand Mbamba.
Tampil dengan tiga penyerang, serangan Persema cukup menjanjikan di awal-awal pertandingan. Kreasi Ngon Mamoun dalam membangun serangan laskar Ken Arok tampak lebih hidup dengan trisula di lini depan. Sayangnya Mbamba tampil kurang fight di setiap kesempatan yang didapatnya.
Di akhir babak pertama, Mbamba mendapat kesempatan emas ketika menerima sodoran bola dari Mamoun. Tapi sayangnya solo run mantan pemain Arema ini masih bisa dihentikan oleh bek PSM, Hendra Wijaya.
Di tengah gempuran serangan penggawa Persema, striker PSM, Rahmat mampu mencuri kesempatan lewat skema serangan balik. Beruntung bagi tuan rumah, kiper Sukasto Efendi masih sigap mengamankan gawangnya. Kedua tim bermain dengan skor kacamata hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Persema memasukkan Irfan Bachdim menggantikan Bima Sakti. Hasilnya cukup efektif, umpan silang yang dilepaskan pemain berdarah Belanda ini hampir saja dimaksimalkan Mamoun menjadi sebuah gol.
PSM bukannya tanpa peluang, di menit ke 50, lini depan PSM hampir saja membawa tim tamu memimpin. Hanya saja kali ini Persema masih beruntung karena membuang sia-sia peluang di depan mata. 9 Menit berselang giliran Persema menusuk melalui solo run M Kamri, namun bola masih bisa diamankan oleh penjaga gawang Deny Marcel.
Di pertengahan babak kedua pertandingan sempat dihentikan akibat bentrok bek Persema, Leonard Tupamahu dengan striker PSM, Ilija Spasojevic. Pertandingan kembali dilanjutkan setelah bentrok keduanya dilerai oleh kapten kedua tim dan ofisial pertandingan.
Memasuki menit akhir pertandingan, tensi pertandingan semakin memanas. Kedua pelatih sengaja memasukkan darah segar. Qifly Tamara di kubu PSM masuk menggantikan Andi Oddang dan Dodit Fitrio menggantikan gelandang Persema, M Kamri.
Kubu tuan rumah terus menekan di sisa 5 menit waktu normal, dan mendapat peluang melalui Ngon Mamoun. Namun tendangan playmaker Ken Arok ini masih dengan mudah diamankan kiper Deny Marcel. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. (mac/end)
Berjalan dengan tensi panas dan bentrok pemain dari kedua kubu yang kerap terjadi, kedua tim gagal memaksimalkan peluang yang mereka peroleh.
Menjamu PSM Makassar, pelatih Persema secara mengejutkan tidak menurunkan Irfan Bachdim sebagai starter. Sebagai gantinya, Kim Kurniawan dan Reza Mustofa ditarik maju menemani Emile Bertrand Mbamba.
Tampil dengan tiga penyerang, serangan Persema cukup menjanjikan di awal-awal pertandingan. Kreasi Ngon Mamoun dalam membangun serangan laskar Ken Arok tampak lebih hidup dengan trisula di lini depan. Sayangnya Mbamba tampil kurang fight di setiap kesempatan yang didapatnya.
Di akhir babak pertama, Mbamba mendapat kesempatan emas ketika menerima sodoran bola dari Mamoun. Tapi sayangnya solo run mantan pemain Arema ini masih bisa dihentikan oleh bek PSM, Hendra Wijaya.
Di tengah gempuran serangan penggawa Persema, striker PSM, Rahmat mampu mencuri kesempatan lewat skema serangan balik. Beruntung bagi tuan rumah, kiper Sukasto Efendi masih sigap mengamankan gawangnya. Kedua tim bermain dengan skor kacamata hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Persema memasukkan Irfan Bachdim menggantikan Bima Sakti. Hasilnya cukup efektif, umpan silang yang dilepaskan pemain berdarah Belanda ini hampir saja dimaksimalkan Mamoun menjadi sebuah gol.
PSM bukannya tanpa peluang, di menit ke 50, lini depan PSM hampir saja membawa tim tamu memimpin. Hanya saja kali ini Persema masih beruntung karena membuang sia-sia peluang di depan mata. 9 Menit berselang giliran Persema menusuk melalui solo run M Kamri, namun bola masih bisa diamankan oleh penjaga gawang Deny Marcel.
Di pertengahan babak kedua pertandingan sempat dihentikan akibat bentrok bek Persema, Leonard Tupamahu dengan striker PSM, Ilija Spasojevic. Pertandingan kembali dilanjutkan setelah bentrok keduanya dilerai oleh kapten kedua tim dan ofisial pertandingan.
Memasuki menit akhir pertandingan, tensi pertandingan semakin memanas. Kedua pelatih sengaja memasukkan darah segar. Qifly Tamara di kubu PSM masuk menggantikan Andi Oddang dan Dodit Fitrio menggantikan gelandang Persema, M Kamri.
Kubu tuan rumah terus menekan di sisa 5 menit waktu normal, dan mendapat peluang melalui Ngon Mamoun. Namun tendangan playmaker Ken Arok ini masih dengan mudah diamankan kiper Deny Marcel. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. (mac/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persema Tetap Persiapkan Diri Sebaik Mungkin
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 16:27
-
Status Keanggotaan Dipulihkan, Persema Bersyukur
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 13:05
-
Persema Malang Harap Bisa Bermain di Naungan PSSI
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 23:18
-
Persema dan Persibo Lolos ke Divisi Utama?
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 22:44
-
Persema Optimistis Dipulihkan di Kongres PSSI
Bola Indonesia 5 Januari 2017, 15:54
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko
Piala Dunia 14 Juni 2026, 03:03
-
Lamine Yamal, Kualitas Langka yang Mengingatkan pada Lionel Messi
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:55
-
Senjata Rahasia Spanyol di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:42
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Lamine Yamal Layak Dibayar dengan Tiket Termahal
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:34
-
Ousmane Dembele Sebut Lionel Messi Pemain Terbaik yang Pernah Ia Lihat
Piala Dunia 14 Juni 2026, 02:24
-
Susunan Pemain Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 01:10
-
Achraf Hakimi Main di Posisi Apa? Bek Kanan Maroko dengan Peran Tak Biasa
Piala Dunia 14 Juni 2026, 00:49
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:55
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









