IPL Review: Libas Bajul Ijo, Arema Jaga Sejarah
Editor Bolanet | 14 Juli 2012 21:05
- Arema sukses menjaga sejarah tak pernah kalah dari Persebaya di kandang. Menjamu Bajul Ijo, Sabtu (14/07), Arema berhasil menang 2-1.
Persebaya unggul ketika pertandingan belum genap berjalan semenit. Tendangan keras Taufiq, dari luar kotak penalti, meluncur deras ke gawang Arema. Kiper Arema, Dennis Romanovs yang berusaha menghalau bola, gagal melaksanakan tugasnya dengan baik.
Pertandingan sempat terhenti usai gol Taufiq. Pasalnya, Dennis Romanovs mengalami cedera. Beruntung, usai mendapat perawatan, Dennis mampu melanjutkan pertandingan.
Arema berusaha membalas gol ke gawang mereka. Melalui serangan dari sektor sayap, mereka berusaha mengurung pertahanan Persebaya. Namun, justru melalui serangan balik, tim tamu kerap membahayakan gawang Arema.
Menit 15, Arema sempat memiliki peluang emas. Namun, tendangan Roman Chmelo masih bisa dihalau pemain belakang Persebaya. Semenit kemudian, giliran tendangan Talaohu Abdul Musafri yang masih terlalu tinggi dari sasaran.
Roman Chmelo kembali memiliki peluang emas menit ke-20. Tendangan bebasnya di muka kotak penalti lawan mengarah tepat ke gawang Persebaya. Namun, Endra Prasetya masih sigap menepis bola.
Arema akhirnya bisa menyamakan kedudukan menit 25. Marko Krasic menendang bola dari jarak dekat, memanfaatkan bola liar di muka gawang Persebaya.
Lima menit kemudian, tendangan bebas Roman kembali mengancam gawang Persebaya. Namun, lagi-lagi, Endra Prasetya masih bisa mengantisipasinya.
Melalui skema tendangan bebas pula Persebaya sempat membahayakan gawang Arema. Tendangan bebas Taufiq hanya meleset tipis dari sisi kanan gawang Dennis Romanovs.
Arema sendiri tak mengendurkan serangan mereka. Mereka terus melancarkan serangan ke pertahanan Persebaya. Namun, hingga wasit Faulur Rossi meniup peluit, tanda babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan imbang.
Babak kedua, Persebaya berusaha menekan di awal pertandingan. Namun, para penggawa Arema enggan melakukan kesalahan lagi. Mereka berusaha melakukan pressing di lapangan tengah.
Menit 52, Arema balik unggul. Umpan matang Ahmad Amiruddin tak disia-siakan Roman Chmelo untuk membalikkan keadaan. Tendangan kerasnya membobol gawang Persebaya. Sementara, Endra Prasetya, yang sudah salah langkah, tak bisa melakukan apapun untuk mengantisipasinya.
Roman nyaris menggandakan torehan golnya di laga ini. Tendangan bebas pemain yang karib disapa Kicsi ini meleset tipis dari sudut kanan atas gawang Persebaya.
Menit 64, gawang Persebaya kembali terancam. Sundulan Musafri hasil umpan Roman masih bisa ditepis Endra. Sundulan Marko Krasic, memanfaatkan bola liar, masih lemah dan mampu dibuang pemain belakang Persebaya.
Lima menit kemudian, giliran Roman menebar ancaman. Namun, kali ini, tendangannya masih bisa ditepis keluar lapangan oleh Endra.
Enggan terus-terusan menjadi bulan-bulanan, menit 78, Persebaya memasukkan Fernando Soler. Usaha ini membuahkan hasil. Perlahan, Persebaya mulai mengontrol jalannya laga.
Namun, justru Arema yang memiliki peluang apik. Umpan silang Putut Waringin Jati, mengarah tepat ke Ahmad Amiruddin. Sayang, sundulan pemain bernomor punggung 11 ini masih meleset dari sasaran.
Pertandingan masih berjalan terbuka hingga akhir. Namun, tak ada lagi gol tercipta sampai wasit meniup peluit panjang. (den/row)
Persebaya unggul ketika pertandingan belum genap berjalan semenit. Tendangan keras Taufiq, dari luar kotak penalti, meluncur deras ke gawang Arema. Kiper Arema, Dennis Romanovs yang berusaha menghalau bola, gagal melaksanakan tugasnya dengan baik.
Pertandingan sempat terhenti usai gol Taufiq. Pasalnya, Dennis Romanovs mengalami cedera. Beruntung, usai mendapat perawatan, Dennis mampu melanjutkan pertandingan.
Arema berusaha membalas gol ke gawang mereka. Melalui serangan dari sektor sayap, mereka berusaha mengurung pertahanan Persebaya. Namun, justru melalui serangan balik, tim tamu kerap membahayakan gawang Arema.
Menit 15, Arema sempat memiliki peluang emas. Namun, tendangan Roman Chmelo masih bisa dihalau pemain belakang Persebaya. Semenit kemudian, giliran tendangan Talaohu Abdul Musafri yang masih terlalu tinggi dari sasaran.
Roman Chmelo kembali memiliki peluang emas menit ke-20. Tendangan bebasnya di muka kotak penalti lawan mengarah tepat ke gawang Persebaya. Namun, Endra Prasetya masih sigap menepis bola.
Arema akhirnya bisa menyamakan kedudukan menit 25. Marko Krasic menendang bola dari jarak dekat, memanfaatkan bola liar di muka gawang Persebaya.
Lima menit kemudian, tendangan bebas Roman kembali mengancam gawang Persebaya. Namun, lagi-lagi, Endra Prasetya masih bisa mengantisipasinya.
Melalui skema tendangan bebas pula Persebaya sempat membahayakan gawang Arema. Tendangan bebas Taufiq hanya meleset tipis dari sisi kanan gawang Dennis Romanovs.
Arema sendiri tak mengendurkan serangan mereka. Mereka terus melancarkan serangan ke pertahanan Persebaya. Namun, hingga wasit Faulur Rossi meniup peluit, tanda babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan imbang.
Babak kedua, Persebaya berusaha menekan di awal pertandingan. Namun, para penggawa Arema enggan melakukan kesalahan lagi. Mereka berusaha melakukan pressing di lapangan tengah.
Menit 52, Arema balik unggul. Umpan matang Ahmad Amiruddin tak disia-siakan Roman Chmelo untuk membalikkan keadaan. Tendangan kerasnya membobol gawang Persebaya. Sementara, Endra Prasetya, yang sudah salah langkah, tak bisa melakukan apapun untuk mengantisipasinya.
Roman nyaris menggandakan torehan golnya di laga ini. Tendangan bebas pemain yang karib disapa Kicsi ini meleset tipis dari sudut kanan atas gawang Persebaya.
Menit 64, gawang Persebaya kembali terancam. Sundulan Musafri hasil umpan Roman masih bisa ditepis Endra. Sundulan Marko Krasic, memanfaatkan bola liar, masih lemah dan mampu dibuang pemain belakang Persebaya.
Lima menit kemudian, giliran Roman menebar ancaman. Namun, kali ini, tendangannya masih bisa ditepis keluar lapangan oleh Endra.
Enggan terus-terusan menjadi bulan-bulanan, menit 78, Persebaya memasukkan Fernando Soler. Usaha ini membuahkan hasil. Perlahan, Persebaya mulai mengontrol jalannya laga.
Namun, justru Arema yang memiliki peluang apik. Umpan silang Putut Waringin Jati, mengarah tepat ke Ahmad Amiruddin. Sayang, sundulan pemain bernomor punggung 11 ini masih meleset dari sasaran.
Pertandingan masih berjalan terbuka hingga akhir. Namun, tak ada lagi gol tercipta sampai wasit meniup peluit panjang. (den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review IPL: Diwarnai Mogok, Arema Bekuk Persebaya
Bola Indonesia 23 Juni 2013, 17:24
-
Persebaya ke Stadion Gajayana Naik Taksi
Bola Indonesia 23 Juni 2013, 14:51
-
Persebaya Tak Permasalahkan Tiadanya Jajal Lapangan Gajayana
Bola Indonesia 22 Juni 2013, 13:20
-
Lawan Arema, Persebaya Tanpa Jusmadi
Bola Indonesia 21 Juni 2013, 21:20
-
Lawan Arema, Ibnu Fokus Benahi Belakang dan Tengah
Bola Indonesia 20 Juni 2013, 12:41
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19











