ISL Review: Arema Ditahan Persegres di Kanjuruhan
Editor Bolanet | 30 Juni 2012 21:10
- Arema Indonesia gagal meraup poin penuh kala bermain imbang 0-0 kala menjamu di Stadion Kanjuruhan, Malang (30/6).
Bermain di depan pendukungnya sendiri, Arema tampil menekan sejak menit pertama. Namun sayangnya dukungan Aremania belum mampu membuat penggawa Singo Edan menjebol gawang . Serangan Arema yang dilancarkan oleh M. Ridhuan dan Herman Dzumafo kerap tidak menemui sasaran.
Sementara itu kubu Persegres juga masih kesulitan untuk meruntuhkan dominasi lini tengah Arema Indonesia. Laskar Joko Samudro hanya bisa menusuk melalui skema serangan balik. Sayangnya penyelesaian yang terlalu terburu-buru membuat mereka gagal menaklukkan kiper Kurnia Meiga. Pertandingan berjalan alot, dan kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor kacamata.
Di awal babak kedua, Arema seakan tak ingin membuang waktu dengan langsung menyerang. Sayangnya tendangan melengkung yang dilepaskan M. Ridhuan dari luar kotak penalti masih bisa ditepis oleh kiper Hery Prasetya. Herman Dzumafo juga banyak membuang kesempatan di dalam kotak penalti karena kurang tenang dalam mengontrol bola.
Di 15 menit terakhir, kedua tim meningkatkan tempo permainan. Dendi Santoso bisa saja membawa Arema unggul jika tendangannya tidak membentur bek Persegres. Semakin sedikit waktu yang tersisa kedua tim tetap tampil ngotot untuk mencetak gol. Namun faktor kelelahan membuat koordinasi permainan menjadi lemah. Hal ini bisa dilihat ketika Dzumafo membuang kesempatan melepas tendangan voli di dalam kotak penalti Persegres saat waktu mendekati menit akhir pertandingan.
Pertandingan sempat terhenti sejenak akibat asap flare yang dinyalakan Aremania menutupi lapangan pertandingan. Namun ketika pertandingan dilanjutkan kembali, kedua tim tetap tak mampu mencetak gol dan pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.
Hasil imbang ini, tak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen. Arema masih tertahan di peringkat ke-11, sementara Persegres masih belum beranjak dari peringkat ke-16. (bola/mac)
Bermain di depan pendukungnya sendiri, Arema tampil menekan sejak menit pertama. Namun sayangnya dukungan Aremania belum mampu membuat penggawa Singo Edan menjebol gawang . Serangan Arema yang dilancarkan oleh M. Ridhuan dan Herman Dzumafo kerap tidak menemui sasaran.
Sementara itu kubu Persegres juga masih kesulitan untuk meruntuhkan dominasi lini tengah Arema Indonesia. Laskar Joko Samudro hanya bisa menusuk melalui skema serangan balik. Sayangnya penyelesaian yang terlalu terburu-buru membuat mereka gagal menaklukkan kiper Kurnia Meiga. Pertandingan berjalan alot, dan kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor kacamata.
Di awal babak kedua, Arema seakan tak ingin membuang waktu dengan langsung menyerang. Sayangnya tendangan melengkung yang dilepaskan M. Ridhuan dari luar kotak penalti masih bisa ditepis oleh kiper Hery Prasetya. Herman Dzumafo juga banyak membuang kesempatan di dalam kotak penalti karena kurang tenang dalam mengontrol bola.
Di 15 menit terakhir, kedua tim meningkatkan tempo permainan. Dendi Santoso bisa saja membawa Arema unggul jika tendangannya tidak membentur bek Persegres. Semakin sedikit waktu yang tersisa kedua tim tetap tampil ngotot untuk mencetak gol. Namun faktor kelelahan membuat koordinasi permainan menjadi lemah. Hal ini bisa dilihat ketika Dzumafo membuang kesempatan melepas tendangan voli di dalam kotak penalti Persegres saat waktu mendekati menit akhir pertandingan.
Pertandingan sempat terhenti sejenak akibat asap flare yang dinyalakan Aremania menutupi lapangan pertandingan. Namun ketika pertandingan dilanjutkan kembali, kedua tim tetap tak mampu mencetak gol dan pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.
Hasil imbang ini, tak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen. Arema masih tertahan di peringkat ke-11, sementara Persegres masih belum beranjak dari peringkat ke-16. (bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Resmi Perkenalkan Mauro Zijlstra jadi Pemain Baru
Bola Indonesia 22 Agustus 2026, 15:20
-
Uji Coba RANS Nusantara vs Arema FC di Kanjuruhan, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 15:55
LATEST UPDATE
-
Lagi, Jose Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius Junior
Liga Spanyol 16 September 2026, 19:20
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
-
Hasil FC Seoul vs Persib: Start Mulus Maung Bandung di Asia!
Bola Indonesia 16 September 2026, 18:55
-
Michael Carrick Konfirmasi Kapan Carlos Baleba Debut di MU
Liga Inggris 16 September 2026, 18:40
-
Setelah 12 Tahun Bersama, MU Bakal Berpisah dengan Luke Shaw?
Liga Inggris 16 September 2026, 18:20
-
Jose Mourinho Acungi Start Pertama Yan Diomande di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Kalah Lawan Dewa United, Borneo FC Terpuruk di Kandang
Bola Indonesia 16 September 2026, 17:34
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk Bocah Ajaib Arsenal, Max Dowman
Liga Inggris 16 September 2026, 17:34
-
Arti Penting Carabao Cup untuk Michael Carrick dan Manchester United
Liga Inggris 16 September 2026, 17:25
-
Link Streaming Seoul FC vs Persib Bandung di ACL 2, 16 September 2026
Bola Indonesia 16 September 2026, 16:14
-
Taisei Marukawa Jalani Proses Naturalisasi WNI, Didorong untuk Bela Timnas Indonesia
Bola Indonesia 16 September 2026, 15:56
-
Ivan Mamut ke Persija Diklaim Sebagai Transfer Termahal dalam Sejarah Liga Indonesia
Bola Indonesia 16 September 2026, 15:51
-
Jay Idzes Cedera, Timnas Indonesia Terancam Tanpa Sang Kapten di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 16 September 2026, 15:43
-
Streaming Asian Games 2026 Sepak Bola Putra: Kuda Hitam yang Bisa Mengejutkan di Vidio
Lain Lain 16 September 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




