ISL Review: Gol Tunggal Pedro Javier Menangkan Persija Jakarta
Editor Bolanet | 6 Mei 2012 17:40
- Bertanding di Stadion Manahan Solo, Persija Jakarta berhasil mengakhiri perlawanan saudara jauhnya, Arema Indonesia dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan tersebut berhasil dicetak Pedro Javier pada menit 59.
Sama-sama memiliki ambisi untuk meraih kemenangan pada laga tersebut, baik Persija maupun Arema sama-sama bermain agresif.
Peluang pertama datang pada menit 8. Menyisir sisi kiri pertahanan Arema, Ramdani Lestaluhu berhasil mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti Arema, Namun sayang umpan tersebut berhasil digagalkan oleh Ahmad Kurniawan yang bergerak maju sebelum sampai ke Bambang Pamungkas.
Pelan tapi pasti, kendali permainan dipegang oleh Arema Indonesia yang tampil lebih tenang. Peluang pun datang pada menit 20 melalui kaki Sunarto yang menggantikan peran Alain NKong yang absen. Beruntung tendangan tersebut masih bisa ditepis oleh kiper Persija, Galih Sudaryono.
Arema pun terus mencoba membongkar pertahanan rapat Persija, Herman Dzumafo Epandi, Sunarto hingga Dendi Santoso mencoba melakukan akselerasi ke daerah pertahanan Persija. Namun duet Fabiano dan Ngurah Nanak di jantung pertahanan masih terlalu kuat untuk para pemain Arema.
Menit 40 Arema kembali memberikan ancaman untuk Persija. Giliran Hendro Siswanto yang melalui tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tidak mampu dihalau oleh Galih Sudaryono. Beruntung bagi Persija tendangan tersebut masih diselamatkan tiang gawang.
Babak kedua masih tetap berlangsung dengan tempo tinggi. Kedudukan imbang tanpa gol pada babak pertama melecut semangat kedua tim untuk bermain lebih agresif.
Arema terus menguasai permainan di lini tengah, Hendro Siswanto dan Fery Aman Saragih terus memberikan layanan terbaik untuk Herman Dzumafo yang diturunkan sebagai striker tunggal.
Terus menerus menyerang, Arema kecolongan pada menit 59 melalui skema serangan balik cepat melalui kaki Ramdani dan Bambang Pamungkas. Nama terakhir tersebut berhasil memberikan umpan matang kepada Pedro Javier yang langsung menuntaskannya menjadi sebuah gol.
Terkejut dengan gol tersebut, Arema mencoba membalas dengan bereaksi cepat dan meningkatkan intensitas serangan. Sunarto yang pada babak kedua tidak berkembang digantikan oleh Dicky Firasat.
Peluang terbaik Arema datang pada menit 79. Menerima umpan terobosan dari Herman Dzumafo Epandi, Muhammad Ridhuan berhasil tinggal berhadapan dengan Galih Sudaryono. Namun tendangan pemain asal Singapura tersebut masih melebar tipis di kanan gawang Persija.
Arema terus menggempur pertahanan Persija di sisa waktu tersebut. Namun peluang demi peluang yang mampu diciptakan tak satu pun yang mampu dimaksimalkan menjadi sebuah gol hingga pertandingan usai.
Dengan kemenangan tersebut, Persija Jakarta berhasil memenuhi ambisi untuk menembus tiga besar klasemen sementara menggeser Persiwa Wamena. Sedangkan Arema harus kembali gagal merangkak naik dari posisi juru kunci dengan raihan tetap 20 poin. (bola/dzi)
Sama-sama memiliki ambisi untuk meraih kemenangan pada laga tersebut, baik Persija maupun Arema sama-sama bermain agresif.
Peluang pertama datang pada menit 8. Menyisir sisi kiri pertahanan Arema, Ramdani Lestaluhu berhasil mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti Arema, Namun sayang umpan tersebut berhasil digagalkan oleh Ahmad Kurniawan yang bergerak maju sebelum sampai ke Bambang Pamungkas.
Pelan tapi pasti, kendali permainan dipegang oleh Arema Indonesia yang tampil lebih tenang. Peluang pun datang pada menit 20 melalui kaki Sunarto yang menggantikan peran Alain NKong yang absen. Beruntung tendangan tersebut masih bisa ditepis oleh kiper Persija, Galih Sudaryono.
Arema pun terus mencoba membongkar pertahanan rapat Persija, Herman Dzumafo Epandi, Sunarto hingga Dendi Santoso mencoba melakukan akselerasi ke daerah pertahanan Persija. Namun duet Fabiano dan Ngurah Nanak di jantung pertahanan masih terlalu kuat untuk para pemain Arema.
Menit 40 Arema kembali memberikan ancaman untuk Persija. Giliran Hendro Siswanto yang melalui tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tidak mampu dihalau oleh Galih Sudaryono. Beruntung bagi Persija tendangan tersebut masih diselamatkan tiang gawang.
Babak kedua masih tetap berlangsung dengan tempo tinggi. Kedudukan imbang tanpa gol pada babak pertama melecut semangat kedua tim untuk bermain lebih agresif.
Arema terus menguasai permainan di lini tengah, Hendro Siswanto dan Fery Aman Saragih terus memberikan layanan terbaik untuk Herman Dzumafo yang diturunkan sebagai striker tunggal.
Terus menerus menyerang, Arema kecolongan pada menit 59 melalui skema serangan balik cepat melalui kaki Ramdani dan Bambang Pamungkas. Nama terakhir tersebut berhasil memberikan umpan matang kepada Pedro Javier yang langsung menuntaskannya menjadi sebuah gol.
Terkejut dengan gol tersebut, Arema mencoba membalas dengan bereaksi cepat dan meningkatkan intensitas serangan. Sunarto yang pada babak kedua tidak berkembang digantikan oleh Dicky Firasat.
Peluang terbaik Arema datang pada menit 79. Menerima umpan terobosan dari Herman Dzumafo Epandi, Muhammad Ridhuan berhasil tinggal berhadapan dengan Galih Sudaryono. Namun tendangan pemain asal Singapura tersebut masih melebar tipis di kanan gawang Persija.
Arema terus menggempur pertahanan Persija di sisa waktu tersebut. Namun peluang demi peluang yang mampu diciptakan tak satu pun yang mampu dimaksimalkan menjadi sebuah gol hingga pertandingan usai.
Dengan kemenangan tersebut, Persija Jakarta berhasil memenuhi ambisi untuk menembus tiga besar klasemen sementara menggeser Persiwa Wamena. Sedangkan Arema harus kembali gagal merangkak naik dari posisi juru kunci dengan raihan tetap 20 poin. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Perebutan Peringkat 3 Piala Presiden 2026: Persija Jakarta vs Arema FC
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 08:56
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs Arema FC 6 Agustus 2026
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 05:16
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 13:45
-
Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 13:15
-
Paul Pogba dan Perjalanan Karier yang Berubah dari Gemilang Jadi Penuh Masalah
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:59
-
Barcelona Punya Alasan Kuat Bayar Mahal untuk Rodri
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:54
-
Barcelona Kehilangan Ferran Torres, Apa Langkah Berikutnya di Bursa Transfer?
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 12:50
-
Leandro Paredes Tolak AC Milan, Pilih Bertahan di Boca Juniors
Liga Italia 14 Agustus 2026, 12:45
-
Dusan Vlahovic Resmi Gabung Besiktas, Begini Pesan Perpisahannya untuk Juventus
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026, 12:15
-
Tottenham Tertarik Cody Gakpo, Liverpool Hadapi Masalah Kedalaman Skuad
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:45
-
Djed Spence Tiba di Italia, Segera Rampungkan Transfer ke Inter Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:23
-
Pengaruh Miralem Pjanic di Balik Kepindahan Kerim Alajbegovic ke Juventus
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:17
-
Michael Carrick Ungkap Dampak Positif Piala Dunia bagi Kobbie Mainoo
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:15
-
Eva Carneiro Tanggapi Jose Mourinho dan John Terry soal Kontroversi Chelsea 2015
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 11:04
-
Michael Carrick Kirim Pesan Tegas ke Man United: Masih Butuh Tambahan Pemain
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 10:45
-
Arsenal Mulai Negosiasi Victor Osimhen dengan Galatasaray
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 10:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


