Jacksen Tiago Masih Fokus di Persipura
Editor Bolanet | 24 September 2013 20:10
- Sukses meraih gelar juara Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013, seolah tidak membuat pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Ferreira Tiago puas terhadap skuadnya.
Pasalnya, Jacksen masih mengagendakan satu laga uji coba bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan. Yakni, lawan Santos, pada 3 Oktober mendatang.
Karena itu, saya belum mau berbicara banyak seputar tim nasional Indonesia senior dulu. Saya masih fokus terhadap Persipura dan tengah menyusun jadwal internal Persipura, terang Jacksen, yang juga menangani Timnas senior tersebut.
Lebih jauh, pelatih asal Brasil tersebut enggan menanggapi isu kepindahannya dari Mutiara Hitam- julukan Persipura Jayapura di musim depan. Padahal, kontrak Jacksen akan segera berakhir.
Saya berharap, masyarakat tidak buru-buru menanggapi rumor tersebut. Apalagi, itu bukan menjadi fokus saya. Intinya, saya hanya memikirkan tentang Persipura dan belum ada yang lain, pungkasnya.
Sukses Persipura Jayapura meraih gelar juara ISL musim 2012-2013, semakin lengkap dengan prestasi yang dicapai strikernya Boaz Solossa. Yakni, memperoleh gelar pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak dengan koleksi 25.
Hal tersebut, membuat Boaz mencatatkan 104 gol sejak ISL bergulir pada musim 2008/09.
Selain itu, Persipura dinobatkan PT Liga Indonesia (PT LI) sebagai tim paling fair play lantaran kinerja yang apik di dalam maupun luar lapangan selama satu musim.
Untuk kiper terbaik, juga diraih Persipura. Yakni, jatuh kepada Yoo Jae Hoon. Sedangkan Jacksen Ferreira Tiago, meraih gelar sebagai pelatih terbaik setelah mengantarkan Persipura menjadi juara ISL musim 2012/13.
Selain itu, di bawah arahan Jacksen, Mutiara Hitam mampu mengalahkan All Star ISL (pemain-pemain terbaik ISL) dengan skor 2-0 di Perang Bintang ISL, Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (21/9) petang.
Dua gol Mutiara Hitam tersebut, dicetak melalui gol Boaz Solossa dan Gerald Pangkali. Kemenangan tersebut menjadi pesta sempurna skuad arahan Jacksen Fereira Tiago, yang sebelumnya mengamankan gelar ISL musim ini dengan 82 poin dari 34 laga.
Ini menjadi gelar keempat Mutiara Hitam, setelah sebelumnya menjadi juara pada musim 2004-2005, 2008-2009 dan 2010-2011. (esa/dzi)
Pasalnya, Jacksen masih mengagendakan satu laga uji coba bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan. Yakni, lawan Santos, pada 3 Oktober mendatang.
Karena itu, saya belum mau berbicara banyak seputar tim nasional Indonesia senior dulu. Saya masih fokus terhadap Persipura dan tengah menyusun jadwal internal Persipura, terang Jacksen, yang juga menangani Timnas senior tersebut.
Lebih jauh, pelatih asal Brasil tersebut enggan menanggapi isu kepindahannya dari Mutiara Hitam- julukan Persipura Jayapura di musim depan. Padahal, kontrak Jacksen akan segera berakhir.
Saya berharap, masyarakat tidak buru-buru menanggapi rumor tersebut. Apalagi, itu bukan menjadi fokus saya. Intinya, saya hanya memikirkan tentang Persipura dan belum ada yang lain, pungkasnya.
Sukses Persipura Jayapura meraih gelar juara ISL musim 2012-2013, semakin lengkap dengan prestasi yang dicapai strikernya Boaz Solossa. Yakni, memperoleh gelar pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak dengan koleksi 25.
Hal tersebut, membuat Boaz mencatatkan 104 gol sejak ISL bergulir pada musim 2008/09.
Selain itu, Persipura dinobatkan PT Liga Indonesia (PT LI) sebagai tim paling fair play lantaran kinerja yang apik di dalam maupun luar lapangan selama satu musim.
Untuk kiper terbaik, juga diraih Persipura. Yakni, jatuh kepada Yoo Jae Hoon. Sedangkan Jacksen Ferreira Tiago, meraih gelar sebagai pelatih terbaik setelah mengantarkan Persipura menjadi juara ISL musim 2012/13.
Selain itu, di bawah arahan Jacksen, Mutiara Hitam mampu mengalahkan All Star ISL (pemain-pemain terbaik ISL) dengan skor 2-0 di Perang Bintang ISL, Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (21/9) petang.
Dua gol Mutiara Hitam tersebut, dicetak melalui gol Boaz Solossa dan Gerald Pangkali. Kemenangan tersebut menjadi pesta sempurna skuad arahan Jacksen Fereira Tiago, yang sebelumnya mengamankan gelar ISL musim ini dengan 82 poin dari 34 laga.
Ini menjadi gelar keempat Mutiara Hitam, setelah sebelumnya menjadi juara pada musim 2004-2005, 2008-2009 dan 2010-2011. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









