Jakmania Sebut Keputusan Komdis PSSI Salah Kaprah
Editor Bolanet | 10 Maret 2014 14:38
- Keputusan Komdis PSSI yang menganggap The Jakmania melakukan provokasi di Bandung dianggap salah kaprah oleh kelompok suporter Persija Jakarta tersebut.
Sebelumnya Komdis PSSI menilai The Jakmania telah melakukan tindakan provokatif dengan bentuk datang ke Bandung ketika Macan Kemayoran melawan Pelita Bandung Raya di Stadion Si Jalak Harupat, 17 Februari lalu.
Menurut mereka, seharusnya dalam mengambil keputusan, Komdis PSSI memanggil pengurus Jakmania terlebih dahulu guna menggali keterangan lebih mendalam.
Artinya, Komdis PSSI harus benar-benar melakukan pengamatan dahulu. Karena itu, tidak benar jika kami (organisasi) dianggap melakukan provokasi dengan hadir di Bandung kata Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Larico Ranggamone.
Sekali lagi kami tegaskan, adanya dugaan provokasi tersebut tidak benar. Justru teman-teman datang ke Bandung secara diam-diam karena dorongan pribadi. Komdis PSSI salah kaprah, karena mengambil keputusan sepihak tanpa prosedural mengamati, sambungnya.
Dilanjutkan Larico, pihaknya sangat patuh dengan hukum yang berlaku. Namun dalam memutuskan sebuah sanksi, Larico berpesan, agar semua pihak dapat mengikuti prosedurnya.
Pada laga tersebut, terjadi perselisihan suporter. Dampaknya, pihak Kepolisian Polda Jawa Barat tidak mengeluarkan izin pertandingan antara Persib Bandung lawan Persija yang seharusnya digelar di Stadion Si Jalak Harupat, pada 22 Februari lalu
Tidak keluarnya izin pertandingan, juga dijadikan dasar Komdis PSSI untuk membawa permasalahan ke sidang. Hasilnya, meminta PT Liga Indonesia sebagai operator ISL untuk melakukan penjadwalan ulang. [initial]
(esa/pra)
Sebelumnya Komdis PSSI menilai The Jakmania telah melakukan tindakan provokatif dengan bentuk datang ke Bandung ketika Macan Kemayoran melawan Pelita Bandung Raya di Stadion Si Jalak Harupat, 17 Februari lalu.
Menurut mereka, seharusnya dalam mengambil keputusan, Komdis PSSI memanggil pengurus Jakmania terlebih dahulu guna menggali keterangan lebih mendalam.
Artinya, Komdis PSSI harus benar-benar melakukan pengamatan dahulu. Karena itu, tidak benar jika kami (organisasi) dianggap melakukan provokasi dengan hadir di Bandung kata Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Larico Ranggamone.
Sekali lagi kami tegaskan, adanya dugaan provokasi tersebut tidak benar. Justru teman-teman datang ke Bandung secara diam-diam karena dorongan pribadi. Komdis PSSI salah kaprah, karena mengambil keputusan sepihak tanpa prosedural mengamati, sambungnya.
Dilanjutkan Larico, pihaknya sangat patuh dengan hukum yang berlaku. Namun dalam memutuskan sebuah sanksi, Larico berpesan, agar semua pihak dapat mengikuti prosedurnya.
Pada laga tersebut, terjadi perselisihan suporter. Dampaknya, pihak Kepolisian Polda Jawa Barat tidak mengeluarkan izin pertandingan antara Persib Bandung lawan Persija yang seharusnya digelar di Stadion Si Jalak Harupat, pada 22 Februari lalu
Tidak keluarnya izin pertandingan, juga dijadikan dasar Komdis PSSI untuk membawa permasalahan ke sidang. Hasilnya, meminta PT Liga Indonesia sebagai operator ISL untuk melakukan penjadwalan ulang. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 19:23
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















