Jika Terbukti, Exco Tersangkut Match Fixing Dinilai Layak Dihukum Berat
Ari Prayoga | 29 November 2018 04:09
Bola.net - Save Our Soccer (SOS) angkat bicara soal tuduhan bahwa salah seorang anggota Komite Eksekutif PSSI, Hidayat, tersangkut kasus pengaturan pertandingan. Lembaga yang concern dengan pembenahan tata kelola sepak bola Indonesia ini menyebut Hidayat layak dapat hukuman berat jika memang terbukti ikut dalam perbuatan lancung tersebut.
"Bila Hidayat memang terlibat untuk pengaturan skor, maka layak dihukum seumur hidup," ujar Koordinator SOS, Akmal Marhali, pada Bola.net, Rabu (28/11).
"Pelaku pengaturan skor lebih jahat dari sepak bola gajah," sambungnya.
Menurut Akmal, hukuman bagi para pelaku pengaturan skor tak boleh hanya terbatas dalam hukum sepak bola. Pasalnya, menurut pria 40 tahun tersebut, pengaturan skor juga bisa dijerat dengan hukum pidana.
"Pelakunya bisa dihukum sampai lima tahun penjara dan denda Rp 15 juta
," tuturnya.
"Setelah dinyatakan bersalah di ranah football family dan terbukti, maka pssi harus masukkan itu sebagai pengaduan ke ranah hukum positif," mantan jurnalis olahraga ini menambahkan.
Lebih lanjut, menurut Akmal, ada hal lain yang bisa dilakukan jika Hidayat terbukti terlibat dalam skandal tersebut. Ia bisa dijadikan semacam whistleblower untuk menguak siapa aktor di balik layar pengaturan skor.
"PSSI harus berani mengusut tuntas sampai akarnya," pungkas Akmal.
Sebelumnya, tudingan bahwa Hidayat terlibat dalam pengaturan skor terlontar dari mulut Manajer Madura FC, Januar Herwanto pada acara Mata Najwa, di salah satu stasiun televisi swasta, Rabu (28/11). Menurut Januar, Hidayat sempat merayu timnya untuk terlibat dalam pengaturan skor pada Babak Delapan Besar Liga 2 musim 2018, kontra PSS Sleman.
Januar mengaku menerima telepon, yang meminta Madura FC mengalah dari PSS. Si penelepon siap memberikan upah sebesar Rp100 juta jika Madura FC mau mengalah.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi oleh Najwa Shihab, sang presenter pada acara tersebut, Hidayat tak mengkonfirmasi tudingan yang dialamatkan padanya. Ia berkelit dan menyebut bahwa Madura United adalah klubnya juga.
Namun, Hidayat sempat menyebut siap menerima hukuman jika memang terbukti terlibat. Ia memastikan akan mundur dari jabatannya apabila terbukti.
"Saya siap bertanggung jawab. Kalau saya terbukti melakukan pengaturan skor, tidak usah dipanggil komdis saya akan mengundurkan diri," tandasnya.
Video Menarik
Timnas Indonesia gagal tampil sesuai ekspektasi di Piala AFF 2018, lalu siapa yang mesti bertanggung jawab?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Debut John Herdman! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Tim Nasional 13 Februari 2026, 16:28
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59













