Joko Susilo Beber Penyebab Talenta Muda Indonesia Kerap Layu Sebelum Berkembang
Dimas Ardi Prasetya | 12 Mei 2020 23:43
Bola.net - Joko Susilo membeber analisisnya soal banyaknya talenta yang bersinar di usia muda, tapi melempem ketika sudah menjadi pemain profesional. Pelatih berlisensi AFC Pro ini menyebut ada sejumlah faktor yang membuat hal tersebut terjadi.
Menurut Joko, dalam pendidikan sepak bola ada aspek sport for development, selain aspek sepak bola untuk prestasi. Kedua hal ini, menurut pendiri Rumah Bola ini, saling terikat.
"Untuk menjadikan pesepak bola yang baik, pendidikan sport for development merupakan hal mutlak," tutur Joko, pada Bola.net.
"Sport for development ini meliputi pendidikan karakter, sikap, dan mental," ia menambahkan.
Joko menyebut, ibarat membangun gedung yang kokoh, untuk membentuk pesepak bola yang bagus pun diperlukan pondasi yang kokoh. Namun, menurut pelatih berusia 49 tahun tersebut, pondasi kokoh bukan satu-satunya faktor dalam membentuk pesepak bola yang bagus.
"Dalam perjalanan pun sangat penting. Pondasi yang tak kuat membuat gedung gampang roboh. Namun, proses setelah membangun pondasi ini juga sangat penting," tutur Joko.
"Dalam konteks sepak bola, perjalanan ini ada banyak hal yang berpengaruh termasuk psikologi dan fisiknya," ia menambahkan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Bisa Benahi Pondasi
Lebih lanjut, Joko mengaku tantangan terbesar dalam mengentaskan talenta muda adalah dalam perjalanan mereka menuju profesional. Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia ini menyebut bahwa pondasi yang salah masih bisa dibenahi.
"Pemain ini kan makhluk hidup. Sepanjang perjalanan, kita bisa membenahi pondasi yang mereka miliki," tutur Joko.
"Sementara, banyak dari talenta muda kita yang bagus di grassroot tapi hilang ketika menuju profesional," ia menambahkan.
Salah satu hal yang sangat vital dalam perjalanan ini, menurut Joko, adalah peran serta klub. Pasalnya, klub lah yang memiliki peran untuk membina pemain profesional.
"Pemain yang kembali ke klub banyak yang hilang. Berarti, klub juga harus ikut bertanggung jawab," tandas Pelatih Persik Kediri ini.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- 'Alex Ferguson dan Ole Gunnar Solskjaer Sama Sekali Tak Bisa Dibandingkan'
- Joko Susilo Beber Kehebatan Sir Alex Ferguson Saat Nakhodai Manchester United
- Joko Susilo Akui Dapatkan Inspirasi dari Manchester United
- Pelatih Persik Kediri Berharap Kompetisi Tetap Berlanjut, Tapi...
- Pelatih Persik Kediri Sebut Usulan Skuad Musim 2021 Tak Berubah Sulit Dilaksanakan
- Pelatih Persik Kediri Akui Banyak Terpengaruh Legenda Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
-
Fakta Menarik Real Madrid vs Monaco: Reuni Berdarah Mbappe dan Trauma 2004
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:46
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






