Kabar Kompetisi Dua Wilayah, Semen Padang Optimistis Tetap di Liga 1
Asad Arifin | 13 November 2017 19:50
Bola.net - - Manajemen Semen Padang angkat bicara terkait nasib mereka yang harus mengakhiri musim ini di zona degradasi. Manajemen Kabau Sirah mengaku masih yakin peluang mereka bermain di kasta tertinggi pada musim depan masih terbuka.
CEO PT Kabau Sirah Semen Padang, Iskandar Z Lubis berharap timnya bakal kembali bermain di Liga 1. Hal ini bakal bisa tercapai jika PSSI memberlakukan format dua wilayah dengan 24 tim peserta, seperti sempat dikabarkan sebelumnya.
Harapan dan peluang bertahan di Liga 1 itu tentunya masih ada. Untuk itu kita berharap doa dan dukungannya Ranah Minang. Kami akan melakukan komunikasi dengan pihak LIB dan PSSI, ujar Iskandar.
Semen Padang sendiri harus menerima nasib terjerumus ke zona degradasi. Mereka mengakhiri musim ini di peringkat 16. Kabau Sirah mengoleksi 35 angka dari 34 pertandingan.
Pada laga pamungkas mereka, Semen Padang sendiri sempat membuka asa lolos dari zona degradasi. Vendry Mofu dan kawan-kawan sukses mengalahkan PS TNI dengan skor 2-0. Namun, asa mereka akhirnya kandas.
Di luar dugaan, saingan mereka Perseru Serui bisa mengalahkan Persib Bandung, pada laga yang dihelat di kandang Persib.
Iskandar sendiri tak mau berkomentar terkait tengara adanya 'permainan' yang terjadi pada pertandingan lain. Ia tidak mau berspekulasi pada laga-laga tersebut. Iskandar mengaku lebih memilih tidak mengomentari untuk suatu hal yang tidak diketahui.
Iskandar sendiri bersikap kesatria terkait kegagalan Semen Padang musim ini. Ia menegaskan bahwa jajaran manajemen siap untuk dievaluasi oleh pemegang saham.
Kami tidak akan lepas tangan dan siap untuk dievaluasi oleh pemegang saham. Apapun hasilnya akan kami pertanggungjawabkan, tegasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







