Kalah dan Diintimidasi Aremania, Surabaya United Tetap Tegakkan Kepala
Editor Bolanet | 20 Desember 2015 07:09
Saya angkat topi dengan pemain saya. Kita berangkat dari hotel dengan berita banyak Aremania yang meninggal. Saat masuk stadion, bus kita hancur dilempari oleh Aremania. Meski stadion netral, saya anggap ini kita main di kandang Arema, ucap Ibnu Grahan, Sabtu (19/12) malam usai pertandingan.
Bus yang ditumpangi Surabaya United memang mendapat intimidasi luar biasa dari Aremania. Kelompok suporter yang identik dengan warna biru ini melempari bus dengan kayu hingga batu berukuran besar. Puncaknya ketika tiba di pintu gerbang Stadion Maguwoharjo, sebuah batu besar membuat kaca di dekat pintu bus pecah. Banyak pemain yang menjadi korban.
Kebanyakan mereka mengalami lecet di sejumlah bagian tubuh akibat tergores pecahan kaca. Ini pengalaman berharga untuk pemain muda. Kejadian itu pasti ada pengaruh ke mental pemain. Kebanyakan dari mereka baru pertama kali mengalami kejadian dilempari saat ke stadion. Pemain saya masih muda, mereka belum pernah mengalami seperti itu, jabar Ibnu.
Surabaya United sebenarnya tampil bagus. Utamanya ketika mereka menurunkan Sahrul Kurniawan dan Hargianto di menit ke-42. Masuknya kedua pemain ini membuat Surabaya United diperkuat tujuh jebolan Tim Nasional (Timnas) U-19.
Tapi babak kedua kita kedodoran. Ini karena bodohnya tim pelatihnya. Seperti ketika tiba-tiba Hargi keluar sendiri karena sakit. Seharusnya hal ini tak terjadi kalau kita sudah tahu kondisi pemain, tutup Ibnu.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontra PS TNI, Arema Dituntut Kian Agresif
Bola Indonesia 15 Februari 2017, 10:37
-
Ini Alasan Arema FC Kesulitan Tambah Amunisi Stopper dan Striker
Bola Indonesia 9 Februari 2017, 16:05
-
Keluarga, Alasan Ryuji Tinggalkan Arema FC
Bola Indonesia 2 Februari 2017, 10:00
-
Arema FC Dapatkan Modal Tambahan Jelang Kompetisi 2017
Bola Indonesia 1 Februari 2017, 15:11
-
Banyak Pemain Muda di Arema FC, Ini Kata Ahmad Bustomi
Bola Indonesia 1 Februari 2017, 14:43
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



