Kalah, Perseru Mengaku Sudah Maksimal
Editor Bolanet | 31 Mei 2014 16:22
- Pelatih Perseru Serui, Choirul Huda menganggap kekalahan timnya atas dengan skor 0-1 adalah sebuah hasil yang maksimal. Choirul mengeluhkan motivasi pasukannya yang kurang greng ketika bermain di kandang sendiri.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (31/5) sore ini, gol tunggal Persebaya diciptakan oleh Muhammad Ilham pada menit ke-32. Saya berikan apresiasi kepada pemain saya. Itu hasil maksimal yang dicapai anak-anak Perseru, ucap Choirul kepada wartawan usai pertandingan.
Perseru memang tampil pincang. Mereka tak bisa memainkan dua bek tangguh Seme Pierre Patrick dan Bilbig Dian Mahrus karena hukuman kartu merah saat Perseru dikalahkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-2. Arthur Bonai dan Franklin Rumbiak juga absen karena akumulasi kartu kuning.
Selain itu, anak-anak kalau main di kandang sendiri motivasinya kurang. Justru kalau main di luar, anak-anak bisa bermain lepas. Mungkin karena kami tak main di Serui dan tak ditonton masyarakat Serui, keluh Choirul.
Saat melawan Persebaya, Perseru bermain bertahan. Mereka menempatkan lima pemain di belakang dan empat pemain di tengah. Baru pada babak kedua, Perseru mencoba bangkit untuk menekan Persebaya. Beberapa peluang pun dibukukan. Namun hasilnya tak maksimal.
Pada babak kedua, saya ingatkan bahwa ini kandang kita. Jangan sampai lawan ambil poin seenaknya, lanjutnya. Choirul menambahkan, timnya dihuni pemain muda yang minim jam terbang di level tertinggi. Ada pemain baru, tapi belum nyetel dengan pemain lama, tutup Choirul. [initial]
(faw/pra)
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (31/5) sore ini, gol tunggal Persebaya diciptakan oleh Muhammad Ilham pada menit ke-32. Saya berikan apresiasi kepada pemain saya. Itu hasil maksimal yang dicapai anak-anak Perseru, ucap Choirul kepada wartawan usai pertandingan.
Perseru memang tampil pincang. Mereka tak bisa memainkan dua bek tangguh Seme Pierre Patrick dan Bilbig Dian Mahrus karena hukuman kartu merah saat Perseru dikalahkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-2. Arthur Bonai dan Franklin Rumbiak juga absen karena akumulasi kartu kuning.
Selain itu, anak-anak kalau main di kandang sendiri motivasinya kurang. Justru kalau main di luar, anak-anak bisa bermain lepas. Mungkin karena kami tak main di Serui dan tak ditonton masyarakat Serui, keluh Choirul.
Saat melawan Persebaya, Perseru bermain bertahan. Mereka menempatkan lima pemain di belakang dan empat pemain di tengah. Baru pada babak kedua, Perseru mencoba bangkit untuk menekan Persebaya. Beberapa peluang pun dibukukan. Namun hasilnya tak maksimal.
Pada babak kedua, saya ingatkan bahwa ini kandang kita. Jangan sampai lawan ambil poin seenaknya, lanjutnya. Choirul menambahkan, timnya dihuni pemain muda yang minim jam terbang di level tertinggi. Ada pemain baru, tapi belum nyetel dengan pemain lama, tutup Choirul. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming BRI Super League: Persebaya vs Persib Bandung Hari Ini
Bola Indonesia 2 Maret 2026, 16:19
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persib 2 Maret 2026
Bola Indonesia 1 Maret 2026, 20:06
LATEST UPDATE
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
-
Chelsea Bahkan Tidak Punya Kiper Nomor 1
Liga Inggris 7 Maret 2026, 10:32



















