Kapolri Dukung dan Izinkan Final Piala Presiden di SUGBK
Editor Bolanet | 17 September 2015 14:07
- Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti, mengamini pernyataan Ketua SC Piala Presiden, Maruarar Sirait. Menurut Badrodin, masyarakat Indonesia memang memerlukan hiburan olahraga yang berkualitas sebagaimana selama ini mereka lihat di televisi.
Badrodin pun sangat menghargai dan mengapresiasi pertandingan Piala Presiden yang berjalan dengan transparan dan fair.
Pertandingan yang fair-play ini patut dihargai, ungkap Badrodin, sambil mengatakan bahwa polisi mendukung serta mengizinkan final Piala Presiden digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 18 Oktober mendatang.
Dalam pandangan Badrodin, kerusuhan dalam sebuah pertandingan biasanya bermula di lapangan atau di luar lapangan. Bisa antara pendukung fanatik, antar-pemain, atau antara penonton dengan wasit yang dinilai mereka tak adil.
Untuk di dalam lapangan ini maka cara mengatasinya memang pertandingan harus berjalan fair, dan semua orang harus percaya bahwa pertandingan terbuka dan transparan.
Di luar lapangan, maka manajemen atau penempatan supporter juga menjadi penting. Termasuk juga pengamanan dan pengaturan jalur masuk ke stadion, jelas Badrodin.
Badrodin pun menegaskan bahwa polisi di lapangan juga akan tegas. Misalnya dengan memeriksa tas atau menggeledah barang bawaan. Hal ini untuk menghindari para pendukung yang membawa senjata tajam atau benda lain yang membahayakan (esa/dzi)
Badrodin pun sangat menghargai dan mengapresiasi pertandingan Piala Presiden yang berjalan dengan transparan dan fair.
Pertandingan yang fair-play ini patut dihargai, ungkap Badrodin, sambil mengatakan bahwa polisi mendukung serta mengizinkan final Piala Presiden digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 18 Oktober mendatang.
Dalam pandangan Badrodin, kerusuhan dalam sebuah pertandingan biasanya bermula di lapangan atau di luar lapangan. Bisa antara pendukung fanatik, antar-pemain, atau antara penonton dengan wasit yang dinilai mereka tak adil.
Untuk di dalam lapangan ini maka cara mengatasinya memang pertandingan harus berjalan fair, dan semua orang harus percaya bahwa pertandingan terbuka dan transparan.
Di luar lapangan, maka manajemen atau penempatan supporter juga menjadi penting. Termasuk juga pengamanan dan pengaturan jalur masuk ke stadion, jelas Badrodin.
Badrodin pun menegaskan bahwa polisi di lapangan juga akan tegas. Misalnya dengan memeriksa tas atau menggeledah barang bawaan. Hal ini untuk menghindari para pendukung yang membawa senjata tajam atau benda lain yang membahayakan (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selamat Untuk Port FC, Juara Piala Presiden 2025!
Bola Indonesia 13 Juli 2025, 22:26
-
Hasil Final Piala Presiden 2025 Oxford United vs Port FC: Skor 1-2
Bola Indonesia 13 Juli 2025, 21:49
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














