Kata Taisei Marukawa: Gajinya di Malta Sedikit, di Indonesia Setara Pemain Liga Jepang
Anindhya Danartikanya | 18 April 2022 11:52
Bola.net - Menjadi bintang sepak bola di Indonesia, sepertinya tak banyak yang tahu bahwa karier Taisei Marukawa tak selalu mulus dan penuh sinar kebintangan. Terutama saat menjajal sepak bola di tanah Eropa.
Klub Eropa pertama Marukawa adalah Senglea Athletic. Sebuah klub yang berasal dari Malta. Tentu bukan negara yang dikenal memiliki tradisi sepak bola yang kuat di Eropa.
Kepada kanal Youtube Nakashun Channel, Marukawa menceritakan gaji pertama yang ia terima dari Senglea Athletic. Menurut dia gaji yang saat itu saya terima sangat sedikit.
Bahkan hanya bisa dibuat biaya hidup saja. Tidak bisa sedikit disisihkan untuk menabung.
"Gaji pertama di Malta sedikit sekali, cukup untuk hidup saja. Ditabung pasti tidak bisa," ujar Taisei Marukawa.
Ambil Keputusan Kembali ke Asia
Taisei Marukawa menjalani dua setengah tahun berkarier di Eropa. Setelah dari Senglea, ia pindah ke klub Malta yang lain yakni Valletta pada Agustus 2020.
Enam bulan di Valletta, Marukawa mencoba peruntungan di Lativa. Di negara tersebut Marukawa memperkuat klub bernama Noah Jurmala.
Setelah itu, Marukawa memutuskan kembali ke Asia. Umur dan pendapatan yang lebih tinggi jadi pertimbangkan Marukawa saat itu. Sehingga pada tahun 2021 ia menerima tawaran untuk pindah ke Persebaya Surabaya.
"Bingung juga tapi saya waktu itu 24 tahun, jujur kalau masih 20 tahun saya mungkin tetap di Eropa, tapi waktu itu sudah 24 dan saya lihat orang sekitar, jujur rasanya lebih baik mencari uang dan saya putuskan main di Asia," jelasnya.
Setara Gaji Pemain J1 League
Musim perdana Marukawa di Indonesia berjalan sangat mulus. Ia menjadi bintang di Persebaya dengan mencetak 17 gol dan 10 assist.
Penampilan apik itu mengantarkan Marukawa menjadi pemain terbaik BRI Liga 1 2021/2022. Hal itu juga membuatnya bisa mendapatkan gaji lebih besar di PSIS Semarang.
Bahkan, menurut Marukawa gajinya saat ini setara dengan para pemain yang berlaga di J1 League alias liga kasta tertinggi di Jepang. Meski ia enggan menyebut angka pasti gajinya tersebut.
"Gaji saya jadi setara dengan gaji pemain J1, puluhan kali lipat dengan gaji waktu saya di Malta," tandasnya.
Disadur dari: Bola.com (Hery K/Wiwig P; 18/4/2022)
Jangan Lewatkan Ini Bolaneters!
- Presiden Klub Beberkan Alasan Persija Pertahankan Osvaldo Haay
- Update Rekap Transfer Resmi BRI Liga 1 2022/2023
- Harapan Makan Konate di Kompetisi BRI Liga 1: Langgeng Bersama Persija Jakarta
- Daftar Sementara 18 Pemain Persis Solo untuk Liga 1 2022/2023
- Kisah Riyatno Abiyoso: Keluar dari Pabrik, Si Culun Naik Kereta Apik ke Lamongan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man United Resmi Lepas Striker, tapi Bukan Joshua Zirkzee
Liga Inggris 1 Februari 2026, 19:56
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Man United vs Fulham: Casemiro
Liga Inggris 2 Februari 2026, 00:45
-
Man of the Match Real Madrid vs Rayo Vallecano: Vinicius Junior
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 00:32
-
Hasil Lyon vs LOSC: Calvin Verdonk Masuk dari Bangku Cadangan, Sayang Timnya Kalah
Tim Nasional 2 Februari 2026, 00:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30









